Unjuk Rasa di Papua Meluas, Bandara Sorong Dirusak Massa

Unjuk Rasa di Papua Meluas, Bandara Sorong Dirusak Massa

Massa rusak Bandara Domine Eduard Osok di Kota Sorong Papua. (foto - facebook)

Sorong - Kerusuhan  juga  terjadi  di  Kota  Sorong  Papua  Barat.  Bahkan,  massa  demonstran  merusak Bandara Domine Eduard Osok, dan membakar sebagian barang di sekitar bandara, Senin (19/8/2019).
 
Di kawasan Bandara Domine Eduard Osok Sorong, massa masuk ke kawasan bandara dan melempar sejumlah fasilitas yang ada. Massa pun sempat dihadang aparat kepolisian setempat dengan tembakan peringatan.
 
"Bandara sudah dihalau," kata Kapolda Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak. Menurut warga, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat Papua terhadap insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya.
 
Ia menyatakan, aksi demonstrasi tersebut dimaksudkan agar pemerintah secepatnya menyelesaikan permasalahan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, agar mereka bisa kembali kuliah dengan baik.
 
Sementara Tim Patroli Cyber Polres Sorong Kota mengimbau masyarakat terutama penggunaan media sosial agar tidak menyebarkan isu, yang sengaja disebarkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab.
 
Massa pun terus merangsek masuk ke Bandara Domine Eduard Osok dan merusak sejumlah mobil di area parkiran bandara. Massa memecahkan kaca-kaca terminal Bandara Sorong. Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana B Pramesti memastikan, kondisi di Bandara Sorong sudah dapat dikendalikan.
 
"Petugas gabungan telah melakukan langkah cepat dengan melakukan pengamanan dan pengendalian di Bandar Udara DEO Sorong. Meski sebelumnya sekelompok massa sempat memasuki wilayah parkir kendaraan dan merusak fasilitas terminal," katanya.
 
Polana mengimbau, seluruh Unit Penyelenggara Bandara dan Otoritas Bandara (OBU) agar terus meningkatkan pengawasan keamanan ke berkoordinasi dengan TNI/Polri. "Diimbau kepada seluruh petugas bandara wajib memastikan keamanan dan keselamatan bandar udara dan penumpang, serta terus berkoordinasi dengan aparat keamanan," tegasnya.
 
Kemenhub menyebutkan, massa datang ke Bandara DEO Sorong sekitar pukul 15.05 WIT. Massa merusak kendaraan yang terparkir serta merusak beberapa fasilitas di bandara. Aparat keamanan dan petugas bandara berhasil mengamankan dan mengendalikan situasi menjadi kondusif.
 
Sekitar pukul 16.06 WIT, sejumlah penerbangan maskapai menuju Sorong ditunda untuk sementara dengan alasan keamanan. Namun demikian, Maskapai Sriwijaya Rute Sorong - Makassar telah memberangkatkan penumpang menuju Makassar. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,