Wanita Latih Pijat Asal Thailand Dideportasi Imigrasi Cirebon

Wanita Latih Pijat Asal Thailand Dideportasi Imigrasi Cirebon

Seorang wanita asal Thailand dideportasi Kantor Imigrasi Cirebon. (foto - ist)

Cirebon - Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon mendeportasi seorang perempuan pelatih pijat berinisial MBJ (36), terkait penyalahgunaan visa kunjungan. Warga negara asing (WNA) asal Thailand itu diamankan petugas di Kabupaten Kuningan.

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon Muhammad Tito Andrianto, diamankannya MBJ berawal dari laporan warga terkait keberadaan orang asing di salah satu panti pijat ala Thailand-Korea, di kawasan Cirebon Super Block (CSB) Mall Kota Cirebon dan Taman Kota Kuningan.

"WNA itu kita amankan pada 14 Agustus lalu. Ia datang dengan visa wisata, tapi kegiatannya malah mengajarkan pijat ala Thailand," kata Tito di kantornya Jalan Sultan Ageng Tirtayasa Kabupaten Cirebon, Senin (19/8/2019).
 
Tito menjelaskan, WNA Thailand itu sudah berada di Indonesia sejak 6 Agustus, rencananya WNA itu tinggal di Indonesia hingga 5 September. "Sanksinya deportasi. Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengaku diajak oleh pemilik panti pijat itu," katanya.

Namun, pihak kantor Imigrasi Cirebon mengaku kesulitan untuk memeriksa pemilik panti pijat, lantaran pemiliknya tengah berada di Korea. Sejauh ini, pihaknya bari melakukan pemeriksaan terhadap istri pemilik panti pijat.

"Istrinya tinggal di sini. Kata istrinya yang bersangkutan pernah bekerja juga di Korea. Kita masih dalami juga soal ini," tegas Tito. Dari laporan yang diterima sejatinya ada dua WNA yang menjadi target penangkapan.
 
"Ada dua tim yang kita turunkan, pertama di CSB Mall Cirebon, tapi kita tidak menemukan keberadaan orang asing dimaksud. Kedua di Kuningan, kita amankan yang bersangkutan," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,