Penembakan Massal Terjadi di Texas 7 Orang Tewas 20 Luka

Penembakan Massal Terjadi di Texas 7 Orang Tewas 20 Luka

Lokasi terjadinya penembakan massal di Texas Amerika Serikat. (foto - The Dallas Morning News)

Texas  -  Penembakan  massal  terjadi  di Texas  Amerika  Serikat  menewaskan 7  orang.  Selain  itu, insiden  tersebut  juga menyebabkan sekitar 20 orang mengalami luka-luka, termasuk tiga petugas kepolisian.
 
Dilansir BBC, Minggu (1/9/2019)  berdasarkan keterangan pihak kepolisian, tidak semua orang terluka akibat tembakan. Namun, sejumlah orang terluka kemungkinan akibat terkena pecahan kaca mobil yang hancur ketika terkena peluru.
 
Polisi mengatakan, insiden yang terjadi hari Sabtu itu diawali sekitar pukul 15.00 waktu setempat, setelah dua petugas Departemen Keamanan Publik Texas menepikan kendaraan berisi pria bersenjata di antara kota Mindland dan Odessa.
 
Pengendara tersebut kemudian menembaki polisi dan langsung meninggalkan kendaraannya untuk mencuri sebuah truk. Ia melanjutkan aksinya dengan menembak sejumlah pengendara dan pejalan kaki di sejumlah lokasi.
 
Pelaku yang berusia sekitar 30 tahun berhasil ditembak mati oleh polisi di area kompleks bioskop. Pihak Rumah Sakit Pusat Medis Odessa mengatakan, anak di bawah umur termasuk yang dirawat, sedangkan tujuh pasien lainnya mengalami luka serius.
 
Jaksa Agung Texas Ken Paxton mengatakan, sangat mengerikan melihat tindakan yang tidak masuk akal. Pada pernyataan lain, Gubernur negara bagian Greg Abbott mengatakan, tidak akan membiarkan Negara Lone Star dikuasai oleh kebencian dan kekerasan.
 
Menurutnya, mereka akan bersatu seperti yang selalu dilakukan orang Texas dalam memerangi tragedi ini. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada cuitan di Twitternya menyatakan, pihaknya terus mendapatkan informasi tentang penembakan yang terjadi di Texas.
 
Sementara itu, Wakil Presiden Mike Pence bertekad untuk bekerja sama dengan para pemimpin di kedua partai di kongres. Utamanya untuk mengambil langkah dalam mengatasi dan menghadapi kekejaman massal di negaranya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,