Veronica Koman Jadi Tersangka Provokasi Asrama Papua

Veronica Koman Jadi Tersangka Provokasi Asrama Papua

Veronica Koman. (foto - ist)

Surabaya - Aktivis Papua Veronica Koman ditetapkan Polda Jawa Timur sebagai tersangka provokasi di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya. Diduga, Veronica aktif melakukan provokasi lewat akun Twitter pribadinya @VeronicaKoman.

"Hasil gelar memutuskan dari bukti dan hasil pemeriksaan saksi ada enam yakni tiga saksi dan tiga ahli, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas nama Veronica Koman (VK)," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Rabu (4/9/2019).

Menurut Luki, Veronica ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat aktif menyebarkan informasi di media sosial. Terutama lewat akun Twitter pribadinya, terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua. Informasi itu dinilai sebagai upaya provokasi untuk memanaskan situasi.

"VK adalah orang yang sangat aktif, salah satu yang sangat aktif yang membuat provokasi di dalam maupun di luar negeri, untuk menyebarkan hoaks dan juga provokasi," katanya.
 
Cuitan Veronica di Twitter yang dinilai provokasi, yakni soal penangkapan dan penembakan mahasiswa Papua di Surabaya. "Ada lagi tulisan momen polisi mulai tembak ke dalam asrama papua, total 23 tembakan termasuk gas air mata, anak-anak tidak makan selama 24 jam haus dan terkurung, disuruh keluar ke lautan massa," katanya.

"Kemudian ada lagi 43 mahasiswa papua ditangkap tanpa alasan yang jelas 5 terluka, 1 kena tembakan gas air mata, dan semua kalimat selalu diterjemahkan dengan bahasa Inggris," lanjutnya.

Atas perbuatannya, Veronica bakal dijerat dengan pasal berlapis.Antara lain UU KUHP 160 UU ITE dan lainnya. "Ini banyak sekali, kami putuskan saudara VK kami tetapkan menjadi tersangka. Ia sangat aktif melakukan provokasi, sehingga membuat keonaran," tegas Luki. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,