Jajaran Polsekta Coblong Bekuk Pencuri Motor Spesialis Kampus

Jajaran Polsekta Coblong Bekuk Pencuri Motor Spesialis Kampus

Jajaran Polsekta Coblong Kota Bandung tangkap pencuri motor spesialis kampus. (foto - ist)

Bandung - Pelaku pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di tempat parkir kampus perguruan tinggi di wilayah Kecamatan Coblong Kota Bandung berinisial AC (48), dibekuk Unit Reserse Kriminal Polsekta Coblon.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema melalui Kapolsek Coblong AKP Auliya Rifqie A Djabar didampingi Kasubbag Humas Polrestabes Bandung Kompol Santhi Rianawati di Mapolsek Coblong, Kamis (5/9/2019) mengatakan, tersangka AC merupakan residivis kejahatan sama, yakni pencurian motor. Tersangka telah beberapa kali menghuni lembaga pemasyarakatan (lapas).

Menurut Auliya, saat beraksi dan kembali ditangkap polisi AC baru saja bebas dari penjara dan wajib lapor. Namun, penjara tak membuat AC jera, ia pun kembali menjalankan aksi mencuri. "Selama Agustus 2019, Polsek Coblong menerima tiga laporan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di tiga tempat. Yakni kampus ITB, Unpad dan RS Hasan Sadikin Bandung," katanya.

Pencurian motor di area parkir Kampus Unpad Jalan Dipatiukur Kelurahan Lebakgede Kecamatan Coblong Bandung, terjadi pada Sabtu 24 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 WIB. Lalu pada Rabu 28 Agustus 2019 sekitar pukul 10.00 WIB terjadi pencurian di tempat parkir RS Hasan Sadikin Bandung.

Pada hari yang sama Rabu 28 Agustus 2019 sekitar jam 14.00 WIB, kembali terjadi pencurian motor di area parkir Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB Jalan Ganesha Kelurahan Lebak Siliwangi Kecamatan Coblong Bandung.

"Atas dasar laporan itu dan instruksi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugemar, Unit Reskrim Polsek Coblong melakukan penyelidikan. Hasilnya, pencurian tersebut dilakukan oleh tersangka AC," tegas Auliya.

Dari tangan tersangka AC, polisi mengamankan lima unit sepeda motor hasil curian. Antara lain Honda Beat putih bernopol D 5505 ABN, Honda Beat hitam nopol B 4468 KLB, Honda Beat Street hitam nopol D 4219 SAT, Yamaha Mio kuning nopol D 5992 MS dan Honda Vario hitam bernopol D 2531 UAN.

"Selain itu, kami mengamankan alat kejahatan, dua obeng, satu palu, satu buah kunci Leter L dan dua anak kuncinya serta dua pelat nomor palsu," tutur Auliya. Modus operandi AC, setiap beraksi selain membawa kunci leter T atau astag leter L, ia juga membawa pelat nomor polisi palsu. (Jr.)**

.

Tags:,