Densus Bekuk Terduga Teroris di Tanjungwangi Bandung Barat

Densus Bekuk Terduga Teroris di Tanjungwangi Bandung Barat

Lokasi di sekitar penggeledahan rumah terduga teroris di Kampung Babakan Salak Tanjungwangi Bandung Barat. (foto - ist)

Bandung - Tim Densus 88 Antiteror melakukan penggeledahan rumah terduga teroris berinisial DP (25) di Kampung Babakan Cisalak Desa Tanjungwangi Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat, Rabu (16/10/2019).

Penggeledahan tersebut Densus 88 dibantu anggota Polres Cimahi, antara lain anggota Sabhara dengan menurunkan satu pleton (25 personel). Tim menggeledah toko reparasi elektronik milik terduga teroris.

Penggeledahan di toko berwarna putih dan pintu berwarna merah tersebut dibenarkan oleh Kasat Sabhara Polres Cimahi AKP Oeng Choeruman, yang datang langsung ke lokasi untuk membantu Densus 88.

"Betul tadi ada penggeledahan di rumah terduga teroris, kami hanya mem-back up tim Densus 88, dengan menurunkan satu pleton personel," katanya.

Menurutnya, persiapan untuk melakukan penggeledahan tersebut dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dan selesai sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, pihaknya belum bisa memastikan barang apa saja yang dibawa dari rumah terduga teroris itu.

"Untuk barang yang dibawa kami tidak mengetahui karena saat penggeledahan anggota hanya berada di luar untuk melakukan pengamanan sekitar lokasi," katanya.

Sementara itu, Ketua RT 2 Amat Nasrudin mengatakan, saat Densus 88 melakukan penggeledahan disaksikan langsung oleh mertua dan istri terduga teroris. Namun, ia juga tidak mengetahui secara pasti barang yang dibawa. "Tadi saya ikut mendampingi polisi, tapi kalau yang diambil saat penggeledahan saya kurang tau apa saja, paling hanya ponsel yang dibawa," kata Amat.

Diketahui, bersama istrinya DP tinggal di rumah mertuanya di Kampung Babakan Cisalak Desa Tanjungwangi Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat. DP baru baru saja menikah 3 bulan, dan selama itu pula dia jarang bersosialisasi dengan warga ataupun tetangga.

Ia mengatakan, sebelum ada penggeledahan di rumah DP, istrinya sempat menghubungi orangtua DP di Cianjur karena suaminya menghilang dan tidak pulang tanpa kabar. "Istrinya panik hingga ayah DP datang ke sini dan bilang anaknya gak pulang ke Cianjur. Ternyata ada berita kalau DP jadi terduga teroris," tegas Amat. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,