OJK Dorong BPD Terapkan Layanan Laku Pandai

OJK Dorong BPD Terapkan Layanan Laku Pandai

Foto ilustrasi.(Foto:Net)

Manado - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) termasuk PT Bank Sulut mulai menerapkan layanan laku pandai.
 
"Laku pandai yang dikeluarkan OJK merupakan layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif," kata Kepala OJK Sulut Gorontalo dan Maluku Utara, Purnama Jaya, di Manado, Selasa (2/12/2014)
 
BPD dilibatkan, kata Purnama karena OJK ingin bank daerah harus jadi tuan rumah di daerahnya sendiri.
 
Purnama mengatakan, memang sejauh ini tidak semua BPD mampu ikut serta dalam gerakan tersebut, tapi hanya yang sudah siap dengan sistem teknologi informasi (TI).
 
"BPD yang belum siap dengan TI-nya pun harus terus memperbaiki diri agar memiliki keamanan TI bertaraf internasional," kata Purnama.
 
Dia tidak menampik bahwa pengembangan teknologi membutuhkan biaya besar, tetapi di sinilah peran pemilik BPD untuk meningkatkan permodalan dan membesarkan BPD.
 
"Mau tidak mau mereka harus mengalokasikan dananya, pemilik BPD 'kan adalah provinsi, pemda, dan pemerintah kabupaten kota. Saya mengimbau mereka untuk mengalokasikan dana dari APBD-nya untuk bisa meningkatkan permodalan bank (BPD)," kata Purnama.
 
Layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai) ini tertuang dalam Peraturan OJK Laku Pandai, mulai diberlakukan Desember 2014 ini.
 
Dengan kebijakan ini, maka bank dapat melayani nasabah di suatu daerah tanpa harus membuka kantor, tetapi cukup bekerja sama dengan pihak ketiga sebagai agen. (AY)
.

Categories:Perbankan,