Rumah Roboh Imbas Proyek KA Cepat Dipasang Garis Polisi

Rumah Roboh Imbas Proyek KA Cepat Dipasang Garis Polisi

Rumah retak di Kampung Tegal Nangklak Jatiluhur Purwakarta dipasangi garis polisi. (foto - ist)

Purwakarta - Jajaran Polres Purwakarta memasang garis polisi pada tiga dari 11 rumah warga yang nyaris roboh di Kampung Tegal Nangklak Jatiluhur Purwakarta, akibat adanya pembangunan proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).
 
Ke-11 rumah itu kondisinya dalam keadaan retak dan renggang di bagian dinding, serta adanya amblasan lantai di sejumlah rumah yang rusak tersebut. Warga sangat khawatir dan menuntut adanya tanggung jawab dari pihak pengelola kereta cepat.
 
Berdasarkan penuturan Cucu, salah satu warga yang rumahnya nyaris roboh, pihak KCIC tidak menanggapi atas pengajuan warga yang terdampak pembangunan terowongan 2 di Kampung Tegal Nangklak.
 
"Kendaraan besar pengangkut material dan pengoperasian alat berat selama 24 jam penuh, telah menyebabkan 11 rumah rusak dan tidak dapat ditempati," katanya, Selasa (12/11/2019).
 
Setelah adanya aksi warga dengan memblokir ruas jalan terhadap kendaraan proyek itu, pihak KCIC hanya memberikan uang konpensasi terhadap 3 KK. Masing-masing menerima Rp 1 juta, yang diperuntukkan sewa rumah satu bulan.
 
Sementara untuk penggantian rumah rusak, pihak perusahaan belum memberikan kepastian dengan alasan masih memerlukan proses dari pimpinan KCIC. Seluruh warga di Kampung Tegal Nangklak yang rumahnya terdampak proyek KCIC, meminta pertanggungjawaban agar segera diganti. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,