Janda di Tasikmalaya Bunuh Bayinya Hasil Hubungan Gelap

Janda di Tasikmalaya Bunuh Bayinya Hasil Hubungan Gelap

Pengungkapan janda di Tasikmalaya yang tega bunuh bayinya hasil hubungan gelap. (foto - ist)

Tasikmalaya - Seorang janda berinisial EM (40) warga Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya tega membunuh bayi yang baru dilahirkannya, karena malu hasil hubungan tanpa ikatan pernikahan selama delapan bulan dengan lelaki yang sudah beristri.
 
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tasikmalaya, AKP Siswo Tarigan mengatakan, perbuatan AM terungkap saat warga curiga dengan tumpukan tanah di samping rumah pelaku. Dari tumpukan tanah itu tercium aroma tak sedap, hingga membuat warga membongkarnya dan menemukan mayat bayi.
 
"Diketahui, dari hasil penyelidikan pelakunya adalah ibu bayi itu sendiri yang langsung kita tangkap," kata Siswo, Selasa (12/11/2019). Motif EM membunuh anaknya karena malu. Rasa malu itu muncul karena pelaku berstatus janda, takut ketahuan memiliki anak hasil hubungan gelap bersama seorang laki-laki sudah beristri.
 
"Bayi yang baru dilahirkan itu diakui EM merupakan anak di luar pernikahan," katanya. Aksi sadis itu dilakukan EM, pada Senin 4 November pagi, atau beberapa saat setelah melahirkan. EM membekap bayi menggunakan kain warna putih sampai tidak bernapas, karena takut suara tangisannya terdengar tetangga.
 
Setelah mengetahui anaknya sudah tidak bernyawa lanjut Siswo, EM membiarkan anaknya dan ditutup menggunakan kain yang digunakan untuk membekap. "EM baru menguburkan bayi itu sore harinya, karena kalau siang takut ketahuan. Menurut pengakuannya, EM melakukannya sendirian termasuk saat menguburkan," tegas Siswo.
 
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti mulai cangkul, kain warna putih, kasur dan batu yang digunakan untuk menutupi tumpukan tanah. Pelaku dikenakan Pasal 80 jo Pasal 76 C nomor 35 tahun 2014 dan pasal 341 KUHP tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara. (Jr.)**
.

Tags:,