Terungkap, Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Terungkap, Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Detik-detik ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan Sumut. (foto - ist)

Medan  -  Pelaku  bom  bunuh  diri  di  Polrestabes  Medan  bernama  Rabbial  Muslim  Nasution,  seorang pria kelahiran 1995. Pria kelahiran Medan itu merupakan pengangguran, statusnya di Kartu Tanda Penduduk Elektronik masih pelajar atau mahasiswa.
 
Ia merupakan anak dari pernikahan antara Irwansyah Nasution (ayah) dan Syamsiah (ibu). Diduga Rabial mau jadi seorang YouTuber. Pasalnya, dari penelusuran di YouTube, akun dia bernama rabbial muslim nasution (Indonesia).
 
Ia memiliki 475 subscriber bergabung sejak 9 April 2011 lalu. Namun, dari penelusuran hanya dua video yang dia posting. Kedua konten yang disajikan tampak kurang jelas maksudnya.
 
Dalam konten itu, ia berpura-pura menjadi pembawa acara dalam kondisi banjir. Namun, tak tampak ada Jokowi dalam video itu. Video lebih ke adegan pura-pura jadi pembawa acara di tengah banjir yang berdurasi 5,01 menit.
 
Sedang video keduanya memiliki konten lebih tidak jelas lagi maksudnya. Video hanya berdurasi 15 detik. Video baru diunggah sebulan lalu dan ditonton sembilan kali. Video itu hanya menunjukkan seekor babi tertidur lalu diberi makan oleh seseorang.
 
 
Pelaku bom bunuh diri tewas tergeletak di pinggir sebuah truk polisi.
 
Seperti diketahui, sedikitnya lima orang petugas dan satu orang pengunjung Polrestabes Medan mengalami luka-luka akibat bom bunuh diri di Jalan HM Said Medan Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 08.35 WIB.
 
Lokasi ledakan itu sendiri terjadi di depan kantin di dekat loket pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Saat ledakan terjadi, loket sedang ramai oleh masyarakat yang sedang mengurus SKCK, seiring dengan tengah dibukanya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil.
 
Sementara itu, pihak kepolisian langsung menggeledah sebuah rumah di Jalan Jangka Kota Medan beberapa jam setelah ledakan "bom bunuh diri" terjadi di Polrestabes Medan.
 
"Dari penggeledahan ditemukan baterai sembilan volt, plat besi, sejumlah paku beragam ukuran, beberapa irisan kabel, dan tombol switch on/off," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
 
Menurut Dedi Prasetyo, penggeledahan dilakukan seiring terungkapnya identitas terduga pelaku ledakan bom. Terduga pelaku berinisial RMN berstatus sebagai pelajar/mahasiswa. Dalam rekaman kamera pemantau (CCTV) di Polrestabes Medan tampak RMN mengenakan setelan jaket hijau kombinasi hitam, yang identik dengan seragam pengemudi ojek online.
 
Namun, penampilan itu merupakan bentuk penyamaran RMN untuk bisa memasuki Polrestabes Medan. Dugaan sementara, RMN beraksi sendirian alias lone wolf, tetapi kemungkinan RMN tergabung dalam jaringan tertentu.
 
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan terduga pelaku tewas di lokasi. "Saksi masih diperiksa, target mungkin anggota polisi. Pelaku sendiri tewas di lokasi," katanya. Selain korban tewas sebanyak enam orang mengalami luka-luka, yang terdiri atas empat anggota Polri, satu pekerja harian lepas dan satu warga sipil. (Jr.)**
 
Berikut identitas korban akibat : 
 
1). Kompol Abdul Mutolip Kasi Propam Polrerabes Medan mengalami luka tangan kanan robek.
2). Kompol Sarponi KasubBag Bin Ops Polrestabes Medan mengalami luka robek bokong sebelah kanan.
3). Aipda Deni Hamdani Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami luka-luka terkena serpihan.
4). Bripka Juli chandra Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami telingan sebelah kanan tidak bisa mendengar
5). Ricard Purba PHL Bag Ops mengalami luka memar di wajah dan lengan.
6). Ihsan Mulyadi Siregar (27) warga Bakti Suka Dono Dusun IV Kel. Tanjung Gusta Kec. Sunggal, mengalami luka di pinggul sebelah kiri terkena serpihan.
 
Selain korban luka, sejumlah kendaraan dinas Polrestabes Medan juga mengalami kerusakan, yaitu:
 
1). Mobil Dinas KA Bag Ops mengalami rusak kaca pecah dan terkena serpihan.
2). Mobil pribadi KA Bag Ops rusak.
3). 2 unit Truk Dinas mengalami kaca pecah dan terkena serpihan ledakan.
.

Categories:Nasional,
Tags:,