Mahasiswi IAIN Ditemukan Tewas Bersama Bayi di Samping

Mahasiswi IAIN Ditemukan Tewas Bersama Bayi di Samping

Evakuasi mahasiswi IAIN Bone yang ditemukan tewas di rumah Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kelurahan Macanang Kabupaten Bone Sulsel. (foto - ist)

Bone  -  Seorang  mahasiswi  IAIN  Bone  ditemukan  tewas  saat  melahirkan.  Korban  tewas  bersimbah  darah  bersama bayi laki-laki masih hidup di sampingnya dengan ari-ari yang belum terputus.
 
Mahasiswi semester 5 berinisial NL (21) itu ditemukan di rumah Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone Sulsel, Minggu 17 November malam sekitar pukul 21.00 Wita. Warga Desa Waji Kecamatan Tellu Siattinge itu tewas karena diduga kehabisan darah.
 
NL pertama kali ditemukan oleh ayah korban, K di rumah berlantai tiga milik keluarganya. Rumah itu ditempati oleh korban sejak kuliah. Awalnya, ayah korban curiga karena putrinya tidak bisa dihubungi. Beberapa kali dia menelepon ke ponsel NL, namun tidak juga diangkat.
 
K kemudian menyusul ke tempat tinggal anaknya. Setibanya di rumah tersebut, dia menemukan pintu kamar dalam keadaan terkunci. Dia mengetuk pintu kamar beberapa kali, tapi tidak ada jawaban.
 
Karena curiga, dia akhirnya mendobrak pintu kamar. Ayah korban pun kaget mendapati anaknya terbujur kaku dengan kondisi bersimbah darah. Yang lebih mengejutkan lagi, ada sesosok bayi mungil berjenis kelamin laki-laki tergeletak di samping korban. Ari-arinya pun belum terpotong.
 
Ayah korban lalu menghubungi warga sekitar dan pihak kepolisian. Tidak lama kemudian polisi datang ke lokasi. Korban diduga tewas saat melahirkan di rumah tersebut tanpa ada yang mengetahui.
 
Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerag (RSUD) Tenriawaru Bone untuk divisum. Sementara bayi laki-laki itu pun langsung diperiksa petugas medis dan ternyata kondisinya sehat. Keluarga kemudian membawa sang bayi pulang.
 
Humas RSUD Tenriawaru Bone Ramli Syam mengatakan, petugas medis tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Korban dipastikan tewas karena kehabisan darah akibat pendarahan saat melahirkan.
 
"Korban melahirkan dan diperkirakan meninggal beberapa jam sebelum ditemukan, jadi sudah seharian. Sebab, darah di sekitar korban sudah mulai mengering saat jenazahnya ditemukan," kata Ramli, Senin (18/11/2019).
 
Ia menambahkan, kondisi bayi laki-laki dengan berat 3,7 kg dengan panjang 53 cm itu dalam keadaan sehat. Bayi tersebut telah diambil oleh pihak keluarga korban. "Bayi sudah diambil oleh keluarga sekitar jam 02.00 dinihari. Memang ada luka lebam di tubuhnya, diduga sempat tertindih," tegas Ramli.
 
Setelah divisum, korban langsung diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Waji Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone Sulsel. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,