4 Perempuan di Sulsel Diringkus Selipkan 3,7 Kg Sabu di Korset

4 Perempuan di Sulsel Diringkus Selipkan 3,7 Kg Sabu di Korset

Tim BNNP Sulsel menangkap 4 ibu rumah tangga bawa sabu disembunyikan dalam korset. (foto - ist)

Makassar - Tim BNNP Sulsel menangkap empat orang ibu rumah tangga (emak-emak) asal Kabupaten Sidrap dan Kota Parepare di Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat 13 Desember pagi. Mereka menyembunyikan narkotika jenis sabu di dalam korset.

Keempatnya saat ini diamankan di BNNP Sulsel di Jalan Manunggal Raya dan kasusnya terus dikembangkan. Keempat emak-emak tersebut masing-masing AR, (26) yang diketahui tengah hamil tiga bulan, AF (29), FT (53) serta AL (33).

Kepala BNNP Sulsel Brigjen Polisi Idris Kadir mengatakan, selain emak-emak pihaknya juga sempat mengamankan satu orang laki-laki berinisial SY (30). "SY hanya sebagai saksi karena ia tak mengetahui soal keberadaan narkoba yang dibawa para pelaku," kata Idris, Slasa (17/12/2019).

SY merupakan sopir yang mobilnya disewa untuk mengantar para pelaku ke Kabupaten Sidrap. Penyelundupan sabu 3,7 kilogram masuk melalui jalur laut. Sabu itu berasal dari Tawau Malaysia dibawa oleh perempuan AR, AF dan FT, yang ditempelkan di dalam korset yang mereka kenakan.

Masing-masing membawa sabu seberat 1.200 gram, sehingga totalnya kurang lebih 3,705 kg. Ketiganya menumpang kapal Talya dari Nunukan Kalimantan Timur dan berlabuh di Pelabuhan Nusantara Parepare. Mereka dijemput oleh perempuan AL dan bermaksud menuju Kabupaten Sidrap, dengan menyewa mobil yang dibawa SY.

"Mereka ditangkap saat mobil melaju di Kecamatan Soreang Parepare. Setelah digeledah akhirnya barang bukti pun ditemukan di badannya. Sangat memprihatinkan, perempuan dilibatkan dalam kasus peredaran barang haram itu. Mereka diperalat oleh seseorang," kata Brigjen Polisi Idris Kadir.

Ditanya soal peran pelaku Idris mengatakan, sementara mereka sebagai kurir. Namun kepolisian masih terus mendalami siapa otak utama di balik kasus tersebut. "Ini masih dalam penyelidikan semua dan masih terus dikembangkan," katanya. (Jr.)**

.

Tags:,