Tolak Jadi ASN Tiga Pegawai KPK pun Langsung Mundur

Tolak Jadi ASN Tiga Pegawai KPK pun Langsung Mundur

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. (foto - ist)

Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menepis kabar banyak pegawai KPK mundur lantaran menolak menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, para pegawai KPK mengundurkan diri lantaran alasan lain.

"Pegawai KPK yang mengundurkan diri itu tidak ada kaitan dengan pengangkatan ASN," kata Firli selepas pelantikan menjadi pimpinan KPK di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019).

Menurutnya, saat menjadi deputi penindakan pun beberapa pegawai KPK banyak mengundurkan diri. Menurut jenderal polisi bintang tiga itu, alasan para pegawai mengundurkan diri mulai dari menikah atau bekerja di instansi lain. "Itu tidak ada kaitan dengan ASN," katanya.

Ia pun menepis kabar, para pegawai KPK mundur karena dirinya menjabat saat ini. Firli juga mengklaim hubungannya dengan para pegawai antirasuah sangat akrab. "Dari dulu kita bersatu kok. Siapa yang mengatakan berpisah? Enggak ada kok," tegas Firli.

Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mohammad Tsani Annafari mundur sebagai jabatannya terhitung sejak 1 Desember 2019. Sebelum resmi meninggalkan gedung KPK, Tsani sempat menemui awak media.

Dalam sambutan singkatnya, Tsani menyarankan pada pegawai di lembaga antirasuah untuk tetap bertahan. Ia tak mau dengan pengunduran dirinya dianggap sebagai provokasi. "Nah pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan saya tidak ingin dianggap memprovokasi supaya teman-teman di KPK ikut mundur, tidak," kata Tsani.

Tsani mengundurkan diri lantaran posisinya sebagai penasihat hilang karena setelah diberlakukannya UU KPK Nomor 19 tahun 2019. Dalam UU hasil revisi tersebut, posisi penasihat KPK diganti oleh dewan pengawas.

Meski mengundurkan diri lantaran UU baru, Tsani yang sempat mencalonkan diri menjadi pimpinan KPK jilid V periode 2019-2023 menyatakan ikhlas. Ia akan kembali ke instansi awalnya, yakni Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,