Pria Tewas di Hotel Tanah Abang Usai Diperas, 4 Pelaku Diringkus

Pria Tewas di Hotel Tanah Abang Usai Diperas, 4 Pelaku Diringkus

Jajaran Polres Jakpus tangkap 4 pelaku pemerasan hingga korban teas di hotel kawasan Tanah Abang. (foto - ist)

Jakarta - Empat pelaku pemerasan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia di sebuah hotel kawasan Tanah Aban Jakarta Pusat ditangkap jajaran Polr4s Jakarta Pusat. Keempat pelaku berinisial RY (36), JP (27), HK (38) dan AS (28).
 
Berdasarkan keterangan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto, keempat pelaku ditangkap di hotel kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan modus menyediakan jasa gay lewat aplikasi.
 
"Pelaku mencari korban melalui aplikasi Grinder. Kebetulan aplikasi itu menyediakan layanan komunikasi antar-kaum penyuka sesama jenis. Setelah bertemu korban, mereka janjian untuk berkencan di Hotel All Season, dan akhirnya menginap di Hotel Studio One," kata Heru di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).
 
Pelaku AS tiba lebih dulu di kamar untuk menunggu korban. Sementara tiga pelaku lainnya menunggu di luar tanpa sepengetahuan korban. "Setelah korban masuk ke dalam kamar 708, ia bertemu pelaku AS hingga berhubungan," katanya.
 
Setelah melakukan hubungan badan, pelaku AS memanggil tiga rekannya untuk masuk ke kamar. Seolah ketiga orang tersebut menggerebek mereka berdua dan dilakukan pemerasan.
 
"Pelaku meminta korban membayarkan sejumlah uang, dengan ancaman akan diviralkan atau dilaporkan. Mengingat gay tersebut adalah hal yang dilarang di masyarakat, korban pun ketakutan," katanya.
 
Korban yang kaget dan diperas oleh para pelaku menjadi gelisah kemudian terjatuh. Ia pun mengalami serangan jantung lantaran terkejut hingga akhirnya meninggal dunia.
 
"Korban diperas oleh komplotan ini untuk dimintai sejumlah uang, lalu korban terjatuh karena mengalami serangan jantung. serangan jantung itulah yang menyebabkan korban meninggal dunia," tegas Heru. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Jr.)**

 

.

Tags:,