Siswi SMA Idap Kanker Tulang RSUD Arifin Achmad Siap Operasi

Siswi SMA Idap Kanker Tulang RSUD Arifin Achmad Siap Operasi

Riska Ramadhani (17) siswi SMA kelas XII di Kabupaten Kampar Riau idap kanker tulang. (foto - ist)

Pekanbaru - Pihak rumah sakit merekomendasikan untuk segera dioperasi terhadap siswi SMA kelas XII di Kabupaten Kampar Riau mengidap penyakit kanker tulang.

Kabar siswa SMA perempuan yang dianggap tidak memiliki dana untuk biaya perawatan itu ramai dibahas di media sosial. Namun, ternyata siswi bernama Riska Ramadhani (17) itu memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Kami sudah membawa pasien ke RSUD Arifin Achmad. Soal dana pengobatan tidak ada persoalan karena ditanggung KIS," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Nazir, Sabtu (1/2/2020).

Menurutnya, pasien itu telah dirujuk ke RSUD Arifin Achmad. pada Selasa 28 Januari. Pasien datang didampingi pihak puskesmas setempat dan Dinkes Riau. "Telah dilakukan pemeriksaan di poli bedah onkologi dr Elfadri. Dilakukan edukasi dan pihak keluarga menyampaikan kondisi pasien dan tindakan yang akan dilakukan secara klinis," katanya.

Masalah paling mendasar adalah keraguan pihak keluarga atas rencana tindakan amputasi yang akan dilakukan RSUD Arifin Achmad. "Jadi bukan persoalan dana karena pembiayaan ditanggung KIS yang didanai APBN," tegas Mimi.

Kepala RSUD Arifin Achmad dr. Nuzelly Husnedi menambahkan, penanganan pasien tidak perlu dirujuk ke luar. Sebab, di RSUD tersedia tim medis dan peralatan penanganan pasien kanker tulang. "Kondisi kaki pasien sudah membengkak. Dari pemeriksaan tim medis kami, kemungkinan terburuk tindakan amputasi," katanya.

Namun, jika ada keputusan dilakukan operasi akan ada tindakan medis berikutnya untuk pengecekan ulang menyeluruh. "Misal, kanker tulang itu sudah sampai mana menyebarnya. Ini harus ada kepastian dari pasien dan keluarganya mau apa tidak," tegas Nuzelly.

Ia menyadari, masalah itu tentu membawa dampak psikologi yang mendalam untuk pasien dan keluarga. Pihaknya menyerahkan keputusan kepada keluarga inti pasien. "Kami sudah berikan masukan penanganan kanker tulang ini kemungkinan terbaik dan terburuknya," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,