Pengunjung Positif Narkoba, Izin Diskotek Black Owl Dicabut

Pengunjung Positif Narkoba, Izin Diskotek Black Owl Dicabut

Izin Diskotek Black Owl dicabut menyusul pengunjung positif narkoba. (foto - ist)

Jakarta - Tanda  Daftar  Usaha  Pariwisata  (TDUP)  PT  Murino  Berkarya  Indonesia selaku  pemilik  Diskotek  Black  Owl di kawasan Jakarta Utara dicabut. Dengan begitu, Restaurant dan Pub Black Owl dilarang beroperasi dan akan disegel dalam waktu dekat.
 
Pencabutan TDUP tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra, melalui Surat Keputusan dengan Nomor 22 Tahun 2020.
 
"Kami mencabut TDUP berdasarkan surat dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta. Saat ini resmi dicabut," kata Benni Aguscandra dalam keterangannya, Senin (17/2/2020).
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia menyampaikan, ada pelanggaran ketentuan terhadap Peraturan Gubernur No. 18 Tahun 2018, tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Pasal 54 yang dilakukan Restaurant dan Pub Black Owl.
 
Diketahui, hal itu atas laporan masyarakat dan pemberitaan di sejumlah media massa yang menyatakan Restaurant dan Pub Black Owl terindikasi melakukan pelanggaran terhadap penyalahgunaan narkotika pada pengunjung di tempat usahanya.
 
Selain itu, ada Pemberitaan pada 15 Februari 2020 yang menyebut 12 pengunjung Restaurant dan Pub Black Owl positif menggunakan narkoba. Hal itu menandakan adanya kelalaian dari pihak manajemen Black Owl di tempat usahanya.
 
 
"Pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pun telah dilakukan peninjauan dan penggalian informasi kepada pelaku usaha atas kegiatan pemberantasan narkotika," katanya. Terhitung sejak 17 Februari 2020, Restaurant dan Pub Black Owl tidak diizinkan beroperasi.
 
Sebelumnya, izin klub malam Black Owl di Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara terancam ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta, menyusul temuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menemukan adanya pengunjung bawa senjata api dan positif mengkonsumsi narkoba.
 
Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Cucu Ahmad Hidayat mengatakan,  TDUP Balck Owl bisa dicabut jika terbukti menjadi tempat peredaran narkoba. "Ya kalau benar terbukti ada pembiaran atau kelalaian manajemen, kita rekomendasikan untuk dicabut izinnya," kata Cucu.
 
Sanksi pencabutan TDUP itu menurut Cucu, sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 18 Tahun 2018, tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. Pasal 54 ayat 1 berbunyi setiap manajemen perusahaan pariwisata yang terbukti melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan dan pemakaian narkotika dan/atau zat psikotropika lainnya di lokasi tempat usaha pariwisata dalam 1 (satu) manajemen, dilakukan pencabutan TDUP secara langsung. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,