Narkoba Rugikan Indonesia Rp 48 Triliun

Narkoba Rugikan Indonesia Rp 48 Triliun

ilustrasi

Jakarta - Narkoba merupakan masalah yang menjadi komitmen semua negara di ASEAN. Sebab, kerugian yang ditimbulkannya dari seluruh negara di kawasan Asia Tenggara itu mencapai Rp 100 triliun.
 
"Sekitar Rp48 triliun adalah kerugian Indonesia," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Anang Iskandardi sela-sela pertemuan ketiga Menteri Bidang Narkoba se-ASEAN di Jakarta, Rabu (3/12).
 
Menurut Anang, Indonesia merupakan negara yang menderita kerugian paling banyak. Oleh karena itu, sangat berkepentingan menyelesaikan masalah itu. "Ini diakibatkan prevalensi (perkiraan jumlah pengguna) penyalahgunaan narkotika di Indonesia paling besar di antara negara di ASEAN," ujarnya.
 
Pengedar narkoba ke Indonesia, lanjutnya paling banyak adalah melalui Malaysia, berdasarkan pada data empiris yang ada. "Pengedar narkotika di samping melalui Malaysia juga melalui Timor Timur dan Papua Nugini. Tapi dari perbatasan ini yang paling sering kita tangkap asalnya dari Malaysia," ungkapnya.
 
Mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri itu menegaskan, harus ada kerja sama intensif khususnya di antara negara ASEAN untuk membendung jaringan narkotika internasional. Bentuknya bisa bilateral, pengawasan perbatasan, pelabuhan, dan tukar menukar informasi.(Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:kriminal,