Pengedar Upal Ditangkap, Uang 900 lembar 100 Ribu Palsu Disita

Pengedar Upal Ditangkap, Uang 900 lembar 100 Ribu Palsu Disita

Pengungkapan penangkapan pengedar uang palsu di Tangsel. (foto - ist)

Tangsel - Polisi Tangerang Selatan membongkar peredaran dan pencetakan uang palsu pecahan seratus ribu di Tangerang Selatan, dengan menangkap AM (61) dan R (24). Kedua pelaku, disangkakan Pasal 36 ayat 2 dan atau ayat 3 Undang-undang RI No.7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

"Akibat perbuatannya, pelaku terancam pidana penjara maksimal 15 tahun," kata Waka Polresta Tangsel Kompol Didik Putra Kuncoro di Mapolresta Tangsel, Rabu (11/3/220). Menurut Didik, kedua pelaku diamankan di salah satu apartemen di kawasan Bintaro Tangerang Selatan.Sementara satu pelaku lainnya berinisial M masih dalam pengejaran.

Dari pengungkapan itu, polisi kemudian menyita sejumlah barang bukti berupa uang pecahan Rp 100.000 palsu sebanyak 400 lembar, dan 500 lembar uang palsu pecahan seratus ribu yang belum di potong.

Diketahui, tindak kejahatan peredaran uang palsu, yang dilakukan kedua pelaku telah berlangsung selama dua tahun. "Keterangannya, kurang lebih dua tahun. Mereka telah menjual 300 juta rupiah uang palsu di wilayah Tangsel," katanya.

Dari pengakuan pelaku, peredaran uang palsu tersebut dilakukan dengan cara jual-beli. Setiap nominal Rp 10 juta uang palsu dihargai pelaku senilai Rp 1 juta. "Setiap 10 juta dijual seharga Rp 1 juta," ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Tangsel AKP Muharam Wibisana menjelaskan, pengungkapan itu bermula dari penyerahan perkara dari Polsek Padalarang Polres Cimahi, yang menyebutkan kalau kedua pelaku telah melakukan tindak pidana penyebaran uang palsu di wilayah hukum Tangsel.

"Kedua tersangka ini kita dapati sedang melakukan transaksi di sebuah apartemen kawasan Pondok Karya Bintaro, pada 30 Januari lalu. Polisi pun menggiring kedua pelaku ke tempat pembuatan uang palsu di wilayah Ciseeng Bogor. (Jr.)**

.

Tags:,