New York Beri Layanan Drive - Thru untuk Tes Virus Corona

New York Beri Layanan Drive - Thru untuk Tes Virus Corona

Antrean mobil mengular di sebuah layanan drive-thru tes virus Corona di Denver Colorado AS. (foto - Reuters)

New York - Untuk  pertama  kalinya  negara  bagian  New  York  Amerika  Serikat  memberikan  layanan  tes  virus  Corona (Covid-19) melalui drive-through (drive-thru), atau penumpang tetap berada di dalam mobil. Layanan itu mengekor eksperimen yang dilakukan di Seattle dan tempat lain, demi mencegah penyebaran virus Corona.

"Sebuah cara kreatif dalam melakukan tes (virus Corona)," kata Gubernur New York Andrew Cuomo, pada Jumat 13 Maret 2020 di New Rochelle, sebuah wilayah pinggir di New York City yang penduduknya banyak terinfeksi virus Corona.

Dilansir Reuters, pasien yang terjangkit virus Corona di Amerika Serikat diperkirakan lebih dari 1.700 orang. Virus itu juga telah menewaskan sedikitnya 47 warga negara Amerika. "Fasilitas ini akan dibuka selama mungkin selama diperlukan. Saya rasa kami akan fokus pada virus Corona hingga beberapa bulan ke depan, bisa sekitar 6 – 9 bulan,"kata Cuomo.

Pemeriksaan virus Corona lewat cara drive-through kemungkinan diberlakukan secara nasional pada Minggu (15/3/2020) waktu Amerika Serikat. Perusahaan ritel raksasa di penjuru Amerika juga akan bekerja sama dengan pemerintah, dalam menjalankan layanan drive-through pemeriksaan virus Corona.

Pejabat tinggi dari Walmart Inc, Target Corp, Walgreens Boots Alliance Inc dan CVS Health Corp ikut hadir dan berdiri di belakang Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat konferensi pers. Layanan tes virus Corona drive-through akan dilakukan di area parkir toko ritel perusahaan itu.

Layanan Drive-Thru Tes Virus Corona

 

Lewat pemeriksaan drive-through, masyarakat bisa tetap berada di dalam mobil dan diambil sample dari area rongga hidung oleh petugas kesehatan, atau anggota layanan Kesehatan Masyarakat Amerika. Sample itu lalu dikirim ke laboratorium untuk didiagnosa, dan hasilnya akan dilaporkan dalam tempo 24 jam.

"Kami telah diminta untuk menyisakan area parkir untuk memulai layanan ini, menyusul naiknya pasien virus Corona. Jadi masyarakat bisa merasakan pengalaman drive-through seperti yang digambarkan Presiden," kata Doug McMillon, CEO Walmart.

Sebelumnya, dalam beberapa pekan terakhir Universitas Washington di Seattle telah menjalankan layanan drive-through tes virus Corona di area parkir kampus. Orang yang diperiksa tetap berada di dalam mobil, sedangkan staf medis yang sudah dilengkapi peralatan perlindungan diri akan mengambil sample dari area rongga hidung lewat jendela mobil yang dibuka.

Direktur Pencegahan Penyakit Infeksi dan staf dari Universitas Washington, Seth Cohen mengatakan, bagi masyarakat Amerika konsep pemeriksaan drive-through sangat gampang dan cepat. Cara itu juga meminimalkan interaksi pasien hingga seseorang menjalani tes virus Corona ke tahap selanjutnya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,