Stop Visa Kunjungan, Ribuan WNA ajukan Izin tinggal di Bali

Stop Visa Kunjungan, Ribuan WNA ajukan Izin tinggal di Bali

Antrean WNA di Kantor Imigrasi pasca-pemberlakukan dihentikannya sementara bebas visa kunjungan dan visa kunjungan bagi WNA. (foto- ist)

Denpasar - Ribuan  warga  negara  asing  (WNA)  yang  masih  berada  di  Pulau  Bali  melakukan  pengajuan  permohonan izin tinggal dalam keadaan terpaksa. Warga asing itu datang dari berbagai negara telah melakukan pengajuan itu di beberapa kantor Imigrasi Bali, yang dilakukan sejak 6 Februari 2020.

Izin tinggal terpaksa tersebut dilakukan sejak dikeluarkannya Permenkum HAM nomor 8 tahun 2020, tentang adanya pelarangan di beberapa negara masuk wilayah Indonesia dan juga tidak dikeluarkannya visa kunjungan oleh pemerintah Indonesia.

"Sampai saat ini ada sekitar 1.818 (WNA) yang telah mengajukan perpanjangan izin tinggal sejak tanggal 6 Februari," kata Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Bali I Putu Surya Dharma, Minggu (22/3/2020).

Para warga negara asing yang mengajukan izin tinggal tersebut, datang dari 12 negara. Antara lain Jerman, Belanda, Rusia, Cina, USA, Latvia, Lithuania, Itali, Kanada, Inggris, Afrika Selatan serta Ukraina.

"Paling banyak tentunya dari Cina, dan telah banyak negara yang mengajukan yang dulunya hanya terbatas warga negara Cina, sekarang Eropa dan Amerika sudah mulai mengajukan," katanya.

Surya mengimbau, bagi warga negara asing yang visanya atau izin tinggalnya akan habis yang negaranya lockdown atau tidak mendapatkan penerbangan kembali ke negaranya, agar segera melakukan perpanjangan izin keadaan terpaksa. hal itu sesuai Permenkumham nomor 8 tahun 2020.

"Aturan perpanjangan tersebut dilkukan hingga batas yang belum bisa ditentukan. Namun demikian, perpanjangan diberikan dalam waktu 30 hari," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,