Jual Jasa 'Live Sex' di Medsos Perempuan di Serang Dibekuk

Jual Jasa 'Live Sex' di Medsos Perempuan di Serang Dibekuk

Tawarkan jasa 'Live Sex' di media sosial perempuan di Serang Banten diringkus polisi. (foto - ilustrasi)

Serang  -  Perempuan  berinisial  AP  (21)  ditangkap  pihak  kepolisian  lantaran  menawarkan  jasa  "live  sex"  lewat  akun media sosial di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Ia ditangkap di kontrakannya kawasan Ciracas Banten, pada Minggu 12 April.

"Akun Instagram layanan show VVIP. Barang buktinya transaksi pulsa, flash disk berisikan layanan live streaming sex," kata Dirkrimsus Polda Banten Kombes Pol Nunung Saifudin, dalam keterangannya di Mapolda Banten, Rabu (15/04/2020).

"Ada admin yang men-share dan membuat link di wilayah Ciracas atas nama AP. Dengan maksud orang bisa melihat live show secara premium," katanya. Diduga, AP menawarkan jasa live sex dengan tarif beragam. Mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu untuk sekali  live show.

Diketahui, pelaku ternyata melakukan live show tersebut di berbagai platform media sosial. Antara lain Instagram, Bigo dan YouTube. Berbagai adegan seks pun diperagakan oleh perempuan itu.

Polda Banten ungkap barang bukti penawaran jasa 'live sex' lewat akun media sosial.

 

Setiap akun medsos yang dipakai untuk memberikan jasa live sex dikelola oleh perempuan berinisial IP (23). IP juga telah ditangkap di daerah Bekasi. "Keduanya sudah kita amankan, baik pelaku maupun admin-nya. Admin pun merangkap sebagai mami," tegas Nunung Saifudin.

Kedua pelaku dikenakan Pasal 45 ayat 1, junto Pasal 27 ayat 1, Undang-undang (UU) nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi, dan transaksi elektronik junto Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 29 junto Pasal 4 ayat 1 huruf d dan atau Pasal 36 junto Pasal 10 UU nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi junto Pasal 55 KUHP.

Ancaman hukumannya penjara paling lama enam tahun atau denda Rp 1 miliar berdasarkan UU ITE. Kemudian ada pula ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda Rp 6 miliar. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,