PSBB, 40 Masjid di DKI Jakarta Gelar Salat Tarawih Berjamaah

PSBB, 40 Masjid di DKI Jakarta Gelar Salat Tarawih Berjamaah

40 masjid di wilayah DKI Jakarta masih gelar salat Tarawih berjamaah. (foto - ist)

Jakarta - Sedikitnya 40 masjid di wilayah DKI Jakarta masih menggelar ibadah salat Tarawih berjamaah, meski pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar tarawih Ramadan 1441 Hijriah dilakukan di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

MUI sudah menerbitkan fatwa, untuk wilayah zona merah virus Corona seperti Jakarta ibadah wajib maupun sunah dilakukan di rumah, tidak harus berjamaah di masjid. Terlebih Jakarta sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat mengatakan, di Ibukota sedikitnya ada sekitar 3.200 masjid. Sebagian di antaranya masih tetap menggelar tarawih maupun salat Jumat berjamaah.

"Kalau yang tarawih jumlahnya relatif sedikit. Dari 3.200 mungkin ada sekitar 40 masjid yang masih melaksanakan salat Tarawih," kata Hendra Hidayat kepada wartawan, Selasa (28/4/2020).

Diketahui, Pemprov DKI sendiri mengeluarkan imbauan terhadap Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) ke-40 masjid tersebut. Sebab, masalah agama agak sensitif dan dikhawatirkan akan menimbulkan konflik sosial jika diambil tindakan tegas.

"Agama ini kan sangat sensitif. Bicara soal ibadah memang kita harus lebih berhati-hati. Di satu sisi, Fatwa MUI sudah mengingatkan semuanya untuk tetap beribadah di rumah, dalam situasi dan kondisi saat ini," katanya.

Hendra meminta kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi pelaksanaan PSBB. Tujuannya tiada lain agar penyebaran virus Corona (Covid-19) cepat terputus.

"Aturan itu dibuat Pemprov tidak semata-mata masukan dari internal Pemprov, pak Gubernur juga sudah menerima masukan dari semua pihak. Dari kepolisian, Kodam Jaya, Kejaksaan Tinggi dan lainnya," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,