Jajaran Polres Cimahi Temukan Narkoba Jenis Baru Kratom

Jajaran Polres Cimahi Temukan Narkoba Jenis Baru Kratom

Puluhan tersangka narkoba ditahan di Mapolres Cimahi. (foto - ist)

Cimahi - Puluhan  tersangka  dengan  tangan  diborgol  mengenakan  pakaian  tahanan  berwarna  biru  digiring  petugas ke suatu ruangan di Mapolres Cimahi.

Sedikitnya ada 48 orang tahanan yang digiring secara berpasangan tersebut, yang terdiri atas dua tahanan perempuan dan selebihnya laki - laki. Di tengah pandemi Covid-19 seluruh tersangka dilengkapi dengan masker.

"Sebanyak 48 tersangka itu ditangkap dari 43 kasus penyalahgunaan narkoba sejak Januari hingga April 2020. Dari tangan mereka kami menyita sejumlah narkotika berbagai jenis," kata Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Marzuki, Rabu (29/4/2020).

Barang bukti yang disita terdiri atas 937 gram sabu, 1.500 gram ganja dan pohon ganja, narkoba jenis baru yaitu Kratom, tembakau sintetis sebanyak 550 gram, ekstasi serta obat keras lainnya.

Menurut Yoris, dari kasus temuan tersebut yang paling menonjol yakni temuan ladang ganja yang ada di wilayah hukum Polres Cimahi. "Sat Narkoba Polres Cimahi dipimpin AKP Andri Alamberhasil memancing penjual ganja hingga ditemukannya ladang ganja tersebut," katanya.

Puluhan tersangka itu hingga saat ini masih ditahan di ruang tahanan Polres Cimahi. Dari mereka ada dua orang yang merupakan residivis, dan baru bebas saat program asimilasi beberaoa waktu lalu.

Yoris menjelaskan, angka kejahatan narkoba tetap sama di saat sebelum adanya pandemi Covid-19 hingga saat ini. Artinya, tidak ada peningkatan kasus. "Pelaku kejahatan narkoba tak mengenal tempat dan waktu. Kami akan terus menangkap para pengedar narkoba khususnya di wilayah hukum Polres Cimahi," katanya.

Hukuman penjara yang diberikan kepada puluhan tersangka itu beragam, bisa 20 tahun hingga seumur hidup. Namun demikian, untuk tersangka kasus narkoba jenis sabu akan mendapatkan hukuman paling berat. (Jr.)**

 

.

Tags:,