Lebih 21 Ribu Rumah di Wilayah Bandung Selatan Terendam

Lebih 21 Ribu Rumah di Wilayah Bandung Selatan Terendam

Kawasan Dayeuhkolot kembali terendam. (foto - @Mamanya_fira)

Bandung  -  Banjir  kembali merendam  kawasan  Bandung  Selatan  yang  meliputi  Kecamatan  Baleendah,  Dayeuhkolot  dan Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, sejak Jumat 1 Mei malam. Hingga Sabtu lagi, air semakin meninggi merendam ribuan rumah warga di tiga kecamatan tersebut.

Banjir akibat meluapnya Sungai Citarum setelah hujan deras di kawasan Bandung dan sekitarnya. "Awalnya air naik dari luapan Sungai Citarum pada Jumat malam pukul 19.30 WIB," kata Tim Pacu Disinfo Jaga Balai Kabupaten Bandung Yadi Mulyadi, Sabtu (2/5/2020).

Tinggi muka air di kawasan Dayeuhkolot mencapai hampir 1 meter dengan status awas, sedangkan ketinggian air di kawasan tiga kecamatan itu rata-rata mencapai 1 hingga 2 meter. Apalagi di kawasan Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah dan Bojongasih Kecamatan Dayeuhkolot, merupakan daerah terendah dengan ketinggian air bisa mencapai di atas 2 meter.

"Genangan air pada banjir kali ini cukup luas. Kita masih terus melakukan pemantauan untuk melihat tinggi muka air di kawasan Dayeuhkolot dan Baleendah, selain di Bojongsoang," katanya.

Menurut penuturan warga korban banjir asal Baleendah Achmad, pihaknya terus melakukan pemantauan lokasi banjir tersebut. Bahkan, salah seorang korban banjir lainnya baru selesai mengevakuasi anggota keluarganya ke tempat aman.

Tampak seorang balita yang dievakuasi dari lokasi banjir ke tempat yang aman. "Baru beres evakuasi keluarga," katanya. Dampak banjir luapan Sungai Citarum itu pun selain merendam ribuan rumah, sejumlah akses jalan raya pun praktis terputus.

Antara lain Jalan Raya Banjaran - Dayeuhkolot, Jalan Raya Dayeuhkokot - Palasari, Jalan Raya Dayeuhkolot - Bojongsoang. Sebagian besar warga korban banjir terpantau menyelamatkan diri dan siaga untuk mengantisipasi banjir susulan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,