Polres Indramayu Gagalkan Peredaran 5 Juta Butir Petasan

Polres Indramayu Gagalkan Peredaran 5 Juta Butir Petasan

Jajaran Polres Indramayu gagalkan pengiriman dan peredaran 5 juta butir petasan. (foto - ist)

Indramayu - Pengiriman sekitar 5 juta petasan ke luar daerah berhasil digagalkan jajaran Polres Indramayu. Petasan itu disita agar masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang. Petasan itu pun akan segera dimusnahkan.

Wakapolres Indramayu Kompol Nanang Suhendar mengatakan, penangkapan berawal laporan dari warga, bahwa ada kendaraan jenis truk Mitsubishi bernopol E 9265 AE mengangkut petasan di wilayah Desa Majasih Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu, pada Senin malam.

Polisi kata Nanang, langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Benar saja petugas menemukan kendaraan dengan ciri-ciri yang diungkapkan oleh saksi. Polisi pun lalu memberhentikan dan menggeledah truk tersebut. Hasilnya, petugas menemukan petasan.

Untuk mengelabui polisi, para pelaku membuat surat jalan palsu. Barang yang diangkut tak sesuai dengan apa yang ada di dalam keterangan surat. Diperkirakan, truk itu mengangkut petasan jenis korek api sebanyak 5 juta butir.

Rencananya jutaan butir petasan itu akan dikirim ke wilayah Jakarta untuk dipasarkan. "Mereka mengaku mengangkut kerupuk. Di dinding bak ditutupi dengan kardus kerupuk untuk mengelabui petugas," kata Nanang, Minggu (3/5/2020).

Kedua pelaku yaitu Cas (45) dan Pak (35) sudah ditahan di sel Mapolres Indramayu. Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain satu unit mobil truk Colt diesel Mitsubishi nomor polisi E 9265 AE warna kuning, lima puluh karung dengan jumlah lima juta biji petasan jenis korek, dan uang tunai Rp 1.000.000.

Sebelumnya, petugas juga sempat mengamankan 52.335 butir petasan berbagai jenis dari lapak pedagang. Pengamanan petasan perlu dilakukan untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan. Apalagi sebulan lalu pabrik petasan skala rumahan meledak dan menggegerkan warga. (Jr.)**

.

Tags:,