Pembunuhan, Pria Ditemukan Tewas Berlumuran Darah

Pembunuhan, Pria Ditemukan Tewas Berlumuran Darah

Lokasi ditemukannya pria tewas di Jalan Kertanegara Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates Jember. (foto - ist)

Jember - Seorang pria ditemukan tewas di kamar rumahnya Jalan Kertanegara Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates. Diduga, pria yang berprofesi sebagai koreografer dan fashion stylish itu merupakan korban pembunuhan.

Diketahui, korban bernama Yohanes Satriyo Leonardo Gery (35). Dalam kesehariannya, ia biasa dipanggil Gery. Korban dikenal sering beraktivitas di dunia modeling sejak tahun 2000. Selama ini ia memang tinggal sendirian di rumah.

"Dulu tinggal dengan bapak dan ibunya. Namun setelah kedua orangtuanya meninggal dunia, korban tetap tinggal di rumah tersebut sendirian," kata keponakan korban Hendra, Sabtu (16/5/2020).

Rekan kerja korban, Amir mengatakan korban terakhir komunikasi di grup kantor sekitar Rabu. Selain sebagai koreografer dan fashion stylish, korban juga bekerja di sebuah studio foto di Jember. Di tempat itu, ia bertugas sebagai controller. "Sekitar hari Rabu malam masih berkomunikasi soal kerjaan di grup kantor. Karena sekarang kerja ikut saya di Dig's Photowork sebagai controller," kata Amir.

Korban dikenal ulet bekerja dan selalu menyelesaikan tanggung jawabnya dengan baik. "Biasanya di grup dibahas soal hasil desain kerjaan, dan apa yang akan dikonsep dalam kerjaan keesokan harinya. Tapi dua hari ini jarang komen dan ponselnya sulit dihubungi," katanya. "Orangnya dikenal periang dan supel juga nggak pendiam. Aktif dalam berkegiatan. Kalau internetnya mati selalu cari Wi-Fi," lanjutnya.

Sementara itu, rekan kerjanya yang lainnya Fahmi mengatakan, korban memiliki banyak pengalaman di dunia fashion serta seputar wedding organizer. Selama bekerja, korban juga tak memiliki masalah.

"Pengalaman kerjanya di wedding dan event organizer Glamour dan juga koreografer juga fashion stylish. Setahu saya tidak ada masalah, kalau ada masalah saling mengingatkan," katanya.

Ketua RW di tempat tinggal korban Yadi mengatakan, korban dikenal tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar karena memang jarang berada di rumah. "Karena sering kerja di luar dan malam harinya baru pulang. Terakhir ketemu sekitar sebulan lalu, mobilnya sudah dua harian gak kelihatan, saya kira keluar kota," katanya. (Jr.)**

.

Tags:,