Pasar Cileungsi Bogor Ditutup usai 7 pedagang Positif Corona

Pasar Cileungsi Bogor Ditutup usai 7 pedagang Positif Corona

Kondisi Pasar Cileungsi Kabupaten Bogor setelah ditutup. (foto - ant)

Bogor  -  Pasar  Cileungsi  Kabupaten  Bogor  akhirnya  ditutup   selama  dua  hari,  menyusul  tujuh  pedagang  dinyatakan positif Corona (Covid-19). Bahkan, satu orang dilaporkan meninggal dunia.

"Penutupan khusus Pasar Tohaga Kecamatan Cileungsi. Berdasarkan koordinasi dengan pihak pengelola, Pasar Tohaga sepakat ditutup selama dua hari, yakni untuk hari Senin dan Selasa," kata Camat Cileungsi Zainal Ashari, Minggu (31/5/2020).

Menurut Zainal, hari ini pihaknya tengah gencar melakukan tes cepat massal (rapid test) kepada seluruh pedagang yang ada Pasar Cileungsi Kabupaten Bogor. Selain itu, pihaknya akan menyemprot disinfektan ke seluruh area pasar.

"Kemarin kita sudah melaksanakan swab test terhadap sebanyak 34 orang, ternyata muncul yang positif 4 orang. Ini juga dalam rangka untuk memutus rantai virus Corona, sehingga sekarang dilakukan tes secara massal," katanya.

"Tidak hanya rapid atau mungkin swab tapi juga kita melakukan penyemprotan, yang dibantu dari Pasar Tohaga juga turut serta. Lalu dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup), Satpol PP Kabupaten, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan kesehatan".

Ia berharap, warga dapat mendisiplinkan diri dalam menyambut tatanan kehidupan baru (new normal). Warga bisa memulainya dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak serta senantiasa menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Rapid test di Pasar Cileungsi kabupaten Bogor.

 

"Untuk menyambut new normal mohon kepada seluruh warga agar mendisiplinkan diri, karena bagaimanapun di era new normal ini tergantung kepada diri masing-masing. Apakah bisa melawan virus Corona atau tidak. Lakukan cuci tangan setelah aktivitas, pakai masker, jaga jarak dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," tegas Zainal.

Seperti diketahui, sebelumnya ada 7 pedagang Pasar Cileungsi Kabupaten Bogor yang dinyatakan positif terpapar virus Corona. Penutupan pasar untuk sementara itu pun diperintahkan Bupati Bogor Ade Yasin.

Sebelumnya Ade menyatakan, penambahan 7 kasus positif terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Bogor, sehingga total menjadi 198 kasus (sampai Sabtu 30 Mei). Penambahan 7 kasus itu berasal dari klaster Pasar Cileungsi. Pasien terinfeksi adalah para pedagang pasar, satu di antaranya meninggal dunia.

"Kasus terkonfirmasi positif 7 orang klaster Pasar Cileungsi. Satu Laki-laki 30 tahun telah meninggal dunia," kata Ade. Sedangkan untuk PDP di Bogor berjumlah 370 orang dan meninggal dunia 97 orang. Untuk ODP berjumlah 277 orang dengan 2 orang pindah alamat keluar Bogor. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,