Jembatan Cayur Tasikmalaya Roboh Akses 2 Desa pun Putus

Jembatan Cayur Tasikmalaya Roboh Akses 2 Desa pun Putus

Jembatan Cayur Desa Sindang Asih Cikatomas Tasikmalaya ambruk. (foto - detikcom)

Tasikmalaya  -  Jembatan  yang  berada  di  Desa  Sindang  Asih  Kecamatan  Cikatomas  Kabupaten  Tasikmalaya  terputus dihantam banjir. Jembatan Cayur yang berada di atas Sungai Cimedang itu ambruk setelah dihantam derasnya air, Jumat dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

Bagian tengah jembatan sepanjang 30 meter itu ambruk hingga menyentuh dasar sungai. Sementara dua bagian tepi jembatan terangkat. Untungnya saat kejadian tidak ada pengendara yang melintas di jembatan tersebut.

"Ya, jembatan Cayur putus akibat banjir bandang. Kami turun turut membantu evakuasi warga yang berada di pinggir sungai, khawatir terjadi banjir bandang susulan" kata Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nur Aididin, Jumat (19/6/2020).

Akibat jembatan putus, sekitar 5.000 warga Desa Sindang Asih terhambat akses pendidikan, kesehatan dan perekonomian. Mereka harus memutar lebih jauh sekitar 10 kilometer untuk bisa menuju ibukota Kecamatan Cikatomas.

"Jembatan itu terbilang baru dan sekarang putus total tidak bisa dilalui. Akses menuju ibukota kecamatan untuk warga satu desa pun terkendala" katanya. Petugas kepolisian dibantu TNI berjaga di lokasi agar jembatan tidak didekati warga.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya, ada tujuh titik longsor dan banjir bandang setelah wilayah itu diguyur hujan deras. Banjir merendam ratusan rumah di Kecamatan Sukaresik dan Kecamatan Karangnunggal.

Sementara, longsor menimpa Kecamatan Gunungtanjung, Sukaraja, Cibalong, Cikatomas, Cigalontang, Salawu dan Puspahiang. Akibatnya seorang lansia warga Gunungtanjung dilaporkan meninggal dunia. Korban tertimpa longsor saat berada dalam rumah.

"Ada seorang warga Gunungtanjung yang meninggal tertimbun longsor. Kami berupaya terus mendata jumlah korban longsor dan banjir," kata Didin. Pemerintah daerah akan memberikan bantuan sembako untuk para korban terdampak.

Sementara itu, Babinsa Desa Sindangasih Koramil1218/Cikatomas Serda Pitoyo mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari warga sekitar atas kejadian ambruknya jembatan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan satuan atas dan aparat setempat.

"Kami kemudian mendatangi lokasi kejadian dan membuat akses penutup jalan serta tanda sementara. Terutama agar para pengendara tidak terjebak hingga membahayakan keselamatan mereka," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,