Bupati Kutai Timur Terjaring OTT KPK, Sejumlah Uang Disita

Bupati Kutai Timur Terjaring OTT KPK, Sejumlah Uang Disita

Ruang kerja Bupati Kutai Timur Kaltim disegel KPK. (foto - ist)

Jakarta  -  Komisi  Pemberantasan  Korupsi  (KPK)  menggelar  operasi  tangkap  tangan  (OTT)  di  Kutai  Timur  Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis malam hingga Jumat 3 Juli dinihari.

Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan adanya operasi senyap yang dilakukan lembaga antirasuah. Saat ini, penyidik masih bekerja di lokasi. "Deputi penindakan dan anggota masih bekerja," sebut Firli Bahuri, Jumat (3/7/2020).

Berdasarkan keterangan dari sumber internal Bidang Penindakan KPK, tim gabungan penyelidik dan penyidik KPK telah berada di sejumlah lokasi di wilayah Provinsi Kaltim, sejak Kamis malam.

Tim pun bergerak setelah menerima informasi dan sadapan percakapan, tentang dugaan adanya rencana transaksi serah-terima uang untuk Bupati Kutai Timur periode 2016-2021 Ismunandar. Tim lalu bergerak ke sejumlah lokasi, dan menangkap beberapa orang termasuk Ismunandar.

"Yang ditangkap tim KPK antara lain IND (Ismunandar), Bupati Kutim (Kutai Timur). Jumlah uang yang disita masih kita hitung. Rumah dinas Bupati Kutim juga sudah dipasang 'KPK Line', kita segel," katanya.

Sementara itu, sejumlah ruangan pun langsung disegel di kompleks Kantor Bupati Kutai Timur Kompleks Bukti Pelangi Sangatta Kutai Timur. Ruangan yang disegel antara lain ruang kerja bupati, Kantor BPKAD, Kantor Bapenda dan rumah dinas Bupati Kutai Timur.

Penyegelan itu dilakukan secara tiba-tiba sehingga mengagetkan sejumlah petugas jaga. "Tadi ada petugas dari KPK sekitar pukul 21.00 Wita langsung menyegel ruangan," kata seorang petugas jaga.

Saat dilakukan penyegelan, pegawai di ruangan dan kantor itu pun sudah pulang, sehingga petugas KPK yang datang tidak terlalu banyak dipantau. Sejauh ini, belum ada aktivitas di kompleks kantor bupati, termasuk penggeledahan. Petugas Satpol PP tampak menjaga ketat di sekitar kantor bupati. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,