KPK Periksa Dua Saksi Telusuri Aliran Uang Nurhadi - Menantu

KPK Periksa Dua Saksi Telusuri Aliran Uang Nurhadi - Menantu

Agnes Jennifer, karyawan swasta yang turut diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK. (foto - ant)

Jakarta - Sedikitnya dua orang saksi diperiksa penyidik KPK, terkait kasus dugaan suap - gratifikasi Rp 46 miliar yang menjerat mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Keduanya dicecar penyidik soal dugaan aliran uang dari tersangka Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono.

Dua saksi tersebut yakni Agnes Jennifer, yang disebut-sebut sebagai karyawan swasta dan Deni Setiyanto, selaku karyawan administrasi dan umum Bali Inter Money Changer.

"Penyidik mengonfirmasi kepada kedua saksi tersebut terkait dugaan adanya aliran uang dari tersangka NHD (Nurhadi), dan tersangka RHE (Rezky Herbiyono)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).

Usai diperiksa penyidik KPK, Agnes Jennifer pun mengaku tidak mengenal Nurhadi dan Rezky Herbiyono. Ia mengatakan, dirinya hanya memenuhi panggilan penyidik dan menyerahkan barang bukti.

"Saya hanya memenuhi panggilan dan menyerahkan barang bukti saja," kata Agnes di gedung KPK Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan.

Namun demikian, Agnes tidak menjelaskan lebih rinci soal apa saja barang bukti yang diserahkan kepada penyidik KPK. Ia meminta agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada penyidik.

Seperti diketahui, dalam kasus ini KPK menetapkan Nurhadi bersama menantunya Rezky Herbiyono (RHE) dan Direktur PT MIT Hiendra Soenjoto, ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar.

Hal tersebut terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. Penerimaan tersebut terkait perkara perdata PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero) pada 2010. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,