104 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Suriah ke Tanah Air

104 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Suriah ke Tanah Air

KBRI Beirut pulangkan WNI dari Suriah ke Tanah Air di tengah pendemi Corona. (foto - KBRI Beirut)

Jakarta - Sedikitnya  104  warga  negara  Indonesia  (WNI)  berhasil  dipulangkan  (repatriasi)  oleh  pihak  KBRI  Beirut dari Suriah ke Indonesia di tengah pandemi Corona. KBRI Beirut menyebutkan, seluruh WNI itu adalah korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"Pada 17 Juli 2020, KBRI Beirut melakukan repatriasi WNI dari Suriah bekerjasama dengan KBRI Damaskus, untuk pemulangan ratusan WNI dari Suriah yang merupakan korban TPPO di tengah pandemi Covid-19 di Lebanon," demikian keterangan pers KBRI Beirut yang dikutip, Jumat (17/7/2020).

Sebelum mereka dipulangkan ke Tanah Air, KBRI melakukan sejumlah persiapan. Antara lain melengkapi dokumen perjalanan hingga melakukan tes kesehatan kepada seluruh WNI tersebut.

"KBRI telah melakukan persiapan ketat untuk perjalanan jarak jauh dari Damaskus ke Beirut hingga ke Tanah Air. Mulai dari kelengkapan dokumen, tes kesehatan serta koordinasi intensif dengan pihak keamanan imigrasi Lebanon dan Bandara Rafik Hariri guna melancarkan kegiatan itu," katanya.

Menurut Dubes RI Beirut Beirut Hajriyanto Y Thohari, KBRI memfasilitasi semua WNI tersebut hingga tiba di Tanah Air. Keberhasilan pemulangan WNI itu juga berkat kerja sama dengan pemerintah Lebanon.

"Dubes RI Beirut Hajriyanto menyatakan, KBRI Beirut memfasilitasi dan memproses keberangkatan repatriasi 104 WNI dari Suriah di suasana pandemi. Lewat kerjasama yang intens KBRI Beirut dengan General Security Lebanon dalam proses kelengkapan dokumen dan perizinan bagi 104 WNI itu, guna memastikan perjalanan para WNI itu tertib dan lancar," sebutnya.

KBRI menyatakan, proses repatriasi saat pandemi Corona sangat berbeda dengan hari-hari biasanya. Namun demikian, KBRI terus berupaya agar ke-104 WNI tersebut selamat sampai di Tanah Air.

"Repatriasi di masa pandemi Covid-19 terasa berbeda, bandara Lebanon yang baru saja dibuka dengan protokol kesehatan ketat, KBRI mengupayakan yang terbaik demi suksesnya kegiatan pemulangan WNI itu," ungkapnya.

Diketahui, Lebanon mencatat jumlah kasus Covid-19 sebanyak 2.599 kasus, dengan 40 kasus kematian dan total kasus sembuh sebanyak 1.485 orang. KBRI memastikan dan senantiasa menjaga serta melindungi warga Indonesia, khususnya dalam masa sulit di tengah pandemi Covid-19.

Disebutkan, jumlah seluruh WNI di Lebanon mencapai 1.447 orang dan 1.234 orang Pasukan Perdamaian di UNIFIL, 78 orang mahasiswa Indonesia di berbagai universitas di Lebanon dan 135 orang lainnya bekerja di sektor pemerintahan, organisasi internasional, sektor jasa serta WNI yang menikah dengan WNA beserta keluarga. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,