Vaksin Virus Covid-19 tengah Uji Klinis Jabar tetap Waspada

Vaksin Virus Covid-19 tengah Uji Klinis Jabar tetap Waspada

Penelitian vaksin virus Corona. (foto - ist)

Bandung  -  Tim  riset  Fakultas  Kedokteran (FK) Universitas  Padjadjaran  (Unpad)  bersama  PT Bio  Farma  dan  Sinovach Biotech, tengah melakukan uji klinis terhadap vaksin virus Corona (Covid-19) yang berasal dari Cina.

Sejalan dengan dilaksanakannya tahapan uji klinis vaksin Covid-19 tersebut, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan, kewaspadaan di wilayah Jabar dalam menanggulangi Covid-19 tetap tidak akan berkurang.

"Hingga vaksin ditemukan kami tidak akan mengurangi kewaspadaan, kuncinya pengetesan sebanyak-banyaknya dan semasif-masifnya," kata Emil setelah menyampaikan jawaban atas pandangan umum Fraksi DPRD Jabar terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD Jabar Kota Bandung.

"Jadi, kalau dari sisi epidemiologi, kita (Jabar) masuk kategori terkendali. Dari sisi ekonomi juga sudah mulai menampakkan pergerakan," katanya.

Menurutnya, pihaknya intens dan konsisten memperbaiki distribusi bantuan sosial (bansos) provinsi. Masukan dari masyarakat maupun anggota DPRD selalu menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan pendistribusian, termasuk pendataan penerima bansos provinsi.

"Dari sisi bansos akan kami terus perbaiki dinamika yang terjadi. Masukan dari bawah, akan kami tampung dan kami catat, termasuk malam ini (masukan dari anggota DPRD Jabar). Sehingga apa yang sudah kita sepakati bisa dirasakan manfaatnya dengan baik untuk masyarakat," tegas Emil.

Ia juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada pimpinan dan anggota DPRD Jabar, atas berbagai masukan terhadap substansi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaan 2019.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Jabar, yang telah memberikan perhatian sungguh-sungguh melalui pencermatan, koreksi dan masukan. Utamanya terkait substansi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019".

Baik itu yang bersifat apresiasi, harapan, pertanyaan, rekomendasi yang tentunya bermanfaat dalam rangka penyempurnaan Raperda Provinsi Jawa Barat, tentang pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019.

Emil pun mengapresiasi kinerja Pemprov Jabar yang mampu meningkatkan pengelolaan keuangan APBD Tahun Anggaran 2019. "Apresiasi saya kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jabar yang telah bekerja optimal, meningkatkan kualitas pengelolaan pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2019," tambahnya. (Jr.)**

 

.

Categories:Nasional,
Tags:,