Ibu & Anak Bunuh Diri usai Merasa Dikucilkan Akibat Corona

Ibu & Anak Bunuh Diri usai Merasa Dikucilkan Akibat Corona

Pandemi Corona membuat banyak orang merasa dikucilkan. (foto - business insider)

New Delhi  -  Masyarakat  makin  merasa  khawatir  atas  terjadinya pandemi  virus  Corona  (Covid-19).  Tak  sedikit  orang yang takut akan terinfeksi virus tersebut, hingga terkadang nekat melakukan hal-hal di luar dugaan yang bisa merugikan orang lain.

Seperti yang terjadi di India, karena suaminya meninggal dunia setelah dinyatakan positif Corona, istri dan anaknya pun lalu dijauhi warga sekitar hingga mereka merasa depresi dan memutuskan untuk bunuh diri.

Dilansir Metro, sang istri bernama Parimi Snuneetha (50), seorang putranya Narasaiah Phanikumar (25) dan putrinya Lakshmi Aparna (23). Mereka memutuskan untuk mengakhiri hidupnya setelah merasa dikucilkan oleh para tetangganya.

Setelah kematian suaminya Narasaiah akibat infeksi virus Corona, keluarga tersebut dijauhi dan tidak ada seorang pun yang menghiburnya. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, keluarga itu nekat bunuh diri, empat hari setelah Narasaiah (52) meninggal infeksi Covid-19.

Petugas kepolisian juga menjelaskan, salah satu alasan keluarga tersebut memutuskan untuk bunuh diri karena mereka merasa 'dipermalukan' setelah tidak ada satu pun teman atau kerabat yang menghibur mereka usai kepergian Narasaiah.

Sementara itu, sebuah catatan bunuh diri juga ditemukan di dalam mobil keluarga tersebut. Catatan itu menyatakan, keluarga tersebut adalah korban dari stigma sosial seputar virus tersebut.

Hal itu bukan kasus pertama yang terjadi di India. Stigma sosial seputar virus Corona di India memang telah membuat beberapa penderita dan keluarganya diperlakukan seperti orang buangan.

Pada bulan lalu seorang ibu di Benggala Barat juga sempat mencoba untuk melakukan bunuh diri, setelah suaminya meninggal akibat virus Corona. Beruntung, keluarga tersebut diselamatkan oleh penduduk setempat. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,