8 Pasangan Mesum di Cianjur Terjaring Razia di Hotel Melati

8 Pasangan Mesum di Cianjur Terjaring Razia di Hotel Melati

8 pasangan mesum terjaring razia di hotel melati digelandang ke kantor Satpol PP Cianjur. (foto - ant)

Cianjur - Sedikitnya delapan pasangan mesum (bukan pasangan suami istri) terjaring razia Operasi Pekat Satpol PP Kabupaten Cianjur Jabar. Mereka diamankan karena tak bisa menunjukkan identitas pernikahan.

Dalam razia operasi penyakit masyarakat yang digelar Jumat malam hingga Sabtu dinihari tersebut, Satpol PP Kabupaten Cianjur menyasar sejumlah penginapan dan hotel melati. Alhasil, kedelapan pasangan itu tidak bisa menunjukkan bukti kelengkapan pasangan sebagai suami istri yang sah.

"Ada delapan pasang patut diduga bukan suami istri," kata Kabid Penegakan Perda Tribumtransmas Satpol PP Cianjur Tulus Budiyono, Sabtu (29/8/2020). Dikhawatirkan adanya tindakan mesum, kedelapan pasangan itu kemudian langsung diamankan ke kantor Satpol PP Cianjur.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan, terdapat tiga perempuan yang merupakan pekerja seks komersial (PSK). Mereka kerap terjaring razia. Kali ini petugas akan memberikan sanksi yang lebih tegas, dengan mengantarkan ketiga PSK tersebut ke panti rehabilitasi dinas sosial Provinsi Jabar.

"Ada tiga orang merupakan pemain lama, yang satu pernah kami kirim ke Sukabumi, karena terkendala Covid-19 ia pun dipulangkan. Namun, kali ini ia terkena razia kami lagi," tegas Tulus.

Operasi tersebut menyasar tiga wilayah di Kabupaten Cianjur yakni Kecamatan Cianjur, Karang Tengah dan Kecamatan Sukaleunyi. Kegiatan operasi razia penyakit masyarakat itu akan gencar dilakukan, sesuai dengan peraturan daerah.

Selain ke sejumlah hotel, pihaknya bersama petugas gabungan dari TNI/Polri juga merazia warung miras berkedok depot jamu dan toko klontongan, yang banyak dilaporkan warga masih menjual minuman keras.

"Untuk razia ke depot dan warung berkedok, kami mengamankan 177 botol miras berbagai merek, dan tiga galon miras oplosan. Berbagai cara dilakukan pendagang miras untuk menyembunyikan barang haram itu, termasuk menyimpannya di rumah kosong," kata Tulus. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,