Kebakaran Pasar Malam Karimun hanguskan sejumlah Ruko

Kebakaran Pasar Malam Karimun hanguskan sejumlah Ruko

Kebakaran ruko di dekat pasar malam Tanjungbalai Karimun Kepulauan Riau. (foto - ist)

Karimun  -  Kebakaran  hebat   melanda   sejumlah  rumah  toko  (ruko)  yang  berada  di  Jalan  Nusantara  kawasan  pasar malam Tanjungbalai Karimun Kabupaten Karimun Kepulauan Riau, Rabu (16/9/2020) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan informasi, sedikitnya sembilan ruko ludes dalam insiden kebakaran itu. Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Karimun Dedi Risdianto, membenarkan ada sembilan ruko yang hangus terbakar.

Antara lain Kedai Kopi Maju milik seorang warga bernama Anthay, gudang Toko Murni, Toko murni milik Ngiak Huang, Tukang Gigi Mustika milik Tai Kwang serta Toko Vision Optic milik Jono.

Selain itu, Kedai Kopi Fajar Timur, Kedai Sewa Fajar Timur, ruko Kho Seng Kui dan satu ruko kosong yang sedang direnovasi. "Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah kebakaran tersebut," katanya.

Ia mengatakan, munculnya api menurut perkiraan saksi mata (pemilik ruko) berasal dari salah satu gudang, milik toko peralatan ibadah warga Tionghoa.

"Karena lantai ruko dari kayu meski dindingnya dari beton, nyala api sangat sulit dipadamkan. Api baru dapat dipadamkan oleh sejumlah petugas pemadam (Damkar) sekitar pukul 22.00 WIB," tegas Dedi.

Sementara itu Ketua RT 003/RW 002 Kelurahan Tanjung Balai Kota Wardianto menyebutkan, penyebab kebakaran diduga berasal dari ruko semi permanen, berupa gudang Toko Murni sebelah Kedai Kopi Maju.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dibantu mesin robin milik klenteng Cetya Vidya Sasana, turut memadamkan api. Petugas dengan menyedot air laut dari Pelabuhan Sri Tanjung Gelam atau Pelabuhan KPK.

Diketahui, lokasi kebakaran tersebut berada di kawasan padat penduduk, yang menjadi pusat perbelanjaan dan wisata malam bagi warga Bumi Berazam dan kalangan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Karimun.

Menurut penuturan warga Anto, kios itu sudah lama atau merupakan bangunan lama, dan terbuat dari bahan (kayu) sehingga mudah terbakar. Selain itu juga kios itu sebagai tempat penyimpanan buku untuk beribadah.

Sejauh ini, belum diketahui secara pasti penyebab dari kebakaran tersebut. Diperkirakan, kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Petugas pemadam kebakaran dibantu TNI-Polri dan juga warga, terus berupaya untuk memadamkan kobaran api yang terus membesar. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,