Ratusan warga Korban Banjir di Cianjur terpaksa Mengungsi

Ratusan warga Korban Banjir di Cianjur terpaksa Mengungsi

Banjir di lima desa di dua kecamatan Cianjur paksa ratusan warga mengungsi. (foto - BPBD Cianjur)

Cianjur  -  Sedikitnya  150  warga  korban  banjir di 2  kecamatan yakni  Leles  dan  Agrabinta  Kabupaten  Cianjur  terpaksa mengungsi. BPBD pun menyiapkan sejumlah tempat aman untuk menampung para korban.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Irfan Sopyan mengatakan, dari sebayak 150 korban yang terdampak tersebut terbagi dalam beberapa desa yang tinggal di dua kecamatan.

"Itu data sementara dari dua desa di Kecamatan Agrabinta dan empat desa di Kecamatan Leles. Kemungkinan jumlah pengungsi bertambah setelah pendataan selesai dilakukan," katanya, Sabtu (3/10/2020).

Menurutnya, dari data korban tersebut, 18 rumha di antaranya mengalami kerusakan cukup parah setelah diterjang banjir bandang luapan Sungai Cisokan.

"Sedangkan selebihnya rusak sedang dan ringan. Namun semuanya tetap kami evakuasi dan diarahkan untuk menempati tempat pengungsian, karena dikhawatirkan terjadi banjir susulan," katanya.

Ia menambahkan, untuk tempat pengungsian dibagi di beberapa titik agar tidak terjadi penumpukan. Kondisi pandemi membuat pengungsian harus tetap mengedepankan protokol kesehatan (social distancing).

"Pengungsian ada di tempat ibadah dan tenda khusus. Kami bagi supaya tidak terlalu padat, sehingga physical distancing tetap diberlakukan," tegas Irfan.

Berdasarkan penuturan salah seorang korban Iis mengaku, meski rumahnya hanya terendam setinggi paha orang dewasa, dia memilih untuk mengungsi. "Soalnya khawatir terjadi banjir susulan, karena hampir setiap hari hujan. Lbih baik mengungsi ke tempat yang sudah disediakan," katanya.

Sperti diketahui, ratusan rumah di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur Jawa Barat terendam banjir bandang. Bahkan, ketinggian air ada yang mencapai 2 meter, hingga merendam atap rumah warga.

Banjir mulai menerjang pada Jumat 2 Oktober malam sekitar pukul 22.00 WIB Luapan air Sungai Cisokan akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam, menjadi penyebab banjir bandang tersebut. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,