Wanita Arab (UEA) Habisi Seorang Guru Amerika

Wanita Arab (UEA) Habisi Seorang Guru Amerika

Ibolya Ryan, seorang ibu dari anak kembar 11 tahun, ditikam dan dibunuh di toilet di satu pusat perbelanjaan di Abu Dhabi.(Foto:Net)

Dubai  - Seorang wanita Uni Emirat Arab yang membunuh seorang guru Amerika pekan lalu telah terinspirasi oleh "ideologi teroris" yang diperoleh melalui Internet tetapi peneliti tidak menemukan hubungan dengan kelompok militan, kantor berita negara WAM Minggu (7/12/2014).

Serangan terhadap Barat jarang terjadi di UAE, sekutu Barat yang kaya dengan eksportir minyak dan pariwisata, namun perhatian telah meningkat menyusul serentetan serangan di negara tetangga Arab Saudi dan setelah peringatan Oktober tentang seruan web forum jihad atas serangan terhadap guru Amerika di wilayah tersebut, lapor Reuters.

Polisi Kamis mengatakan mereka telah menangkap warga UEA pekan lalu setelah guru TK, diidentifikasi sebagai warga Rumania kelahiran Ibolya Ryan, seorang ibu dari anak kembar 11 tahun, ditikam dan dibunuh di toilet di satu pusat perbelanjaan di Abu Dhabi.

Wanita tak dikenal juga menempatkan bom rakitan di luar pintu depan apartemen seorang dokter Mesir-Amerika yang tinggal di UAE kurang dari dua jam setelah pembunuhan Senin, katanya. Polisi menambahkan bahwa bom itu aman dibongkar.

WAM, mengutip satu sumber keamanan, mengatakan bahwa penyelidikan atas wanita itu menunjukkan bahwa "kejahatan yang telah dilakukannya adalah hasil dari dorongan pribadi dan aksi teroris tunggal."

"Tersangka telah mengunjungi beberapa situs jejaring sosial teroris, yang tersebar luas di Internet dan yang memungkinkan tahanan untuk memperoleh ideologi teroris serta pembelajaran pembuatan bom," kata sumber keamanan, menurut WAM.

Dikatakan bahan bahwa peledak yang disita oleh polisi menunjukkan mereka dari jenis primitif.

WAM mengatakan penyelidikan juga menunjukkan bahwa wanita itu tak memiliki rencana untuk membunuh orang Amerika, tetapi sedang mencari orang asing untuk menyerang secara acak.

"Dengan demikian, kejahatan ini dianggap berasal dari dorongan pribadi dan aksi teroris tunggal yang sejauh ini tidak terkait dengan organisasi teroris, "kata lembaga itu.(Ode)**

.

Categories:Internasional,