Ibu Rumah Tangga Ikut Edarkan Narkoba Ditangkap BNN Malut

Ibu Rumah Tangga Ikut  Edarkan Narkoba Ditangkap BNN Malut

BNN Malut ungkap penangkapan tiga pengedar narkoba. (foto - iNews)

Ternate - Tiga warga Ternate ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku Utara (Malut) lantaran terlibat pengedaran narkoba. Ketiganya RF (26) asal Kelurahan Mangga Dua, IIH (27) asal Kelurahan Toboko dan JI (39) asal Kelurahan Soa yang merupakan seorang ibu rumah tangga.

Plt Kasi penyidik BNN Malut Ipda Mudjakir Syahdjuan dalam keterangannya menyatakan, penangkapan terhadap tiga orang itu berdasarkan pemantauan Tim Dakjar BNN Malut selama dua pekan, sehingga tim Dakjar lakukan penangkapan.

Penangkapan awal terhadap terduga tersangka RF dan IIH pada 19 September 2020 sekitar pukul 16.20 WIT, di Jalan Kesatria depan kantor Tiki Kelurahan Gamalama. Kedua tersangka sedang mengambil paket kiriman.

Dari kedua tersangka ditemukan barang bukti, berupa 1 bungkus plastik besar berisikan daun kering yang diduga narkotika golongan I jenis ganja, dengan total berat 458 gram.

Saat dilakukan introgasi, barang tersebut milik tersangka RF sehingga kedua tersangka langsung diamankan ke kantor BNN Malut. "Dari hasil penyelidikan, diketahui barang bukti milik tersangka RF dan IIH merupakan jaringan Medan. Kami masih melakukan proses penyelidikan," kata Mudjakir didampinggi Plt Kabid Pemberantasan BNN Malut Fatahillah Syukur, Senin (19/10/2020).

Atas perbuatan kedua tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) undang -undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling ringan 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Mudjakir menambahkan, pada Senin 28 September 2020 sekitar pukul 19.23 WIT, tim Dakjar kembali melakukan penangkapan terhadap salah satu perempuan di Kelurahan Soa, yang merupakan seorang ibu rumah tangga berinisial JI warga Kelurahan Soa.

"Tim kami melakukan penangkapan saat tersangka melakukan transaksi narkoba di jembatan perbatasan kampung Makasar Akeboca sekitar pukul 19.23 WIT. Namun ia belum sempat melakukan transaksi langsung ditangkap," katanya.

Dari barang bukti itu, tim berhasil menyita 20 bungkus plastik zipper kecil berisikan kristal putih narkotika golongan I jenis sabu methamfetamine seberat 6,08 gram.

"Atas perbuatannya, tersangka kami jerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 Ayat (1) undang -undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun," tegasnya. (Jr.)**

.

Tags:,