Badai Molave Hantam Selatan Luzon Filipina 13 Nelayan Hilang

Badai Molave Hantam Selatan Luzon Filipina 13 Nelayan Hilang

Badai Molave hantam wilayah ujung selatan Pulau Luzon Filipina. (foto - Associated Press)

Manila - Petugas masih melakukan pencarian terhadap 13 nelayan yang dilaporkan hilang ketika Badai Molave menghantam Filipina. Badai itu memicu banjir di dataran rendah, dan memaksa ribuan orang mengungsi ke penampungan darurat.

Dilansir AFP, Senin (26/10/2020) dengan kecepatan angin maksimum mencapai 130 kilometer per jam, Badai Molave menyentuh wilayah ujung selatan Pulau Luzon, pada Minggu 25 Oktober waktu setempat, sebelum bergerak ke arah barat.

Sejumlah desa dan lahan pertanian yang diterjang badai tersebut dilanda banjir, dengan angin kencang menumbangkan pepohonan dan tiang listrik. Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional menyatakan, sejauh ini belum ada laporan adanya korban jiwa dalam musibah itu.

Nyaris 1.500 keluarga masih berlindung di 68 pusat evakuasi di berbagai lokasi. Penjaga pantai setempat tengah melakukan pencarian terhadap 12 nelayan yang dilaporkan hilang di tiga area yang ada di wilayah Bicol.

Sedikitnya dua orang mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon tumbang di Provinsi Oriental Mindoro. Tim penyelamat juga mencari orang-orang yang dilaporkan hilang, setelah kapal mereka tenggelam di Provinsi Batangas, sebelah selatan Manila.

Namun demikian, sebanyak tujuh awak kapal tersebut dilaporkan telah diselamatkan. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,