Gadis Belia 'Digarap' Pemuda lalu Ditinggal di Jalanan Palembang

Gadis Belia 'Digarap' Pemuda lalu Ditinggal di Jalanan Palembang

Korban bersama orangtuanya saat melapor ke SPKT Polda Sumsel. (foto - ist)

Palembang - Seorang anak remaja berinisial SJ (13) menjadi korban perkosaan oleh pemuda yang baru dikenalnya melalui Facebook inisial DI (18). Didampingi keluarga dan kuasa hukum, korban lalu melaporkan kasus itu ke polisi.

Kejadiannya berawal saat korban dijemput terlapor di rumahnya di Palembang, Minggu 1 November siang. Sebelumnya mereka sudah sepakat untuk bertemu, setelah tiga hari berkenalan melalui media sosial.

Setelah puas jalan-jalan, terlapor mengajak korban mampir ke sebuah tempat kos di kawasan Jalan Angkatan 66 Kemuning Palembang. Korban pun menaruh curiga sehingga menanyakan maksud terlapor mengajaknya ke lokasi tersebut.

Namun bukannya menjawab, terlapor malah menarik paksa ke kamar dan terjadilah perkosaan. Korban yang terus menerus menangis dibujuk terlapor untuk diantarkan pulang. Namun, korban justru ditinggal begitu saja di pinggir jalan yang jauh dari rumahnya.

Korban pun langsung menghubungi temannya untuk menjemput dan mengadukan kejadian itu ke orangtuanya. "Anak saya diperkosa DI, baru kenalan tiga hari di Facebook. Kami tidak menyangka ia ngajak jalan-jalan untuk memperkosa anak saya," kata ibu korban AS saat menemani anaknya melapor ke SPKT Polda Sumsel, Rabu (4/11/2020).

Akibat kejadian itu, korban mengalami trauma berat. Ia lebih banyak mengurung diri di kamar, sering melamun dan tidak mau makan. "Anak saya sekarang kayak orang gila, stres dibuat laki-laki tersebut," katanya.

AS berharap, pihak kepolisian menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak keluarga beberapa kali menghubungi teleponnya, namun tidak aktif dan akun medsosnya sudah diblokir. "Ia menghilang begitu saja, kami minta dia ditangkap biar keluarga kami puas," tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, laporan dengan nomor LPB/843/XI/2020/SPKT Polda Sumsel telah dilimpahkan ke penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak Ditreskrimum untuk proses lebih lanjut. Ia berharap, keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian agar kasusnya segera terungkap.

"Dalam waktu dekat mudah-mudahan terlapor bisa segera ditangkap. Pihak keluarga pun diharapkan kerjasamanya untuk menggali informasi tentang terlapor," katanya. (Jr.)**

.

Tags:,