Thailand Blokir Situs Porno, Warga Gaungkan #SavePornhub

Thailand Blokir Situs Porno, Warga Gaungkan #SavePornhub

Warga Thailand gencar lakukan protes dan kritikan pemblokiran lewat Twitter. (foto - EPA)

Bangkok  -  Gelombang  demonstrasi   soal  kekuasaan  raja  yang  memanas  tidak  menyurutkan  warga  Thailand  gencar melakukan protes menyoal urusan pornografi. Kali ini mereka melakukan protes soal situs porno yang diblokir pemerintah negara itu.

Pemerintah Thailand secara resmi memblokir situs Pornhub dan 190 situs porno lainnya, pada Selasa 3 November. Pemblokiran situs porno itu tentunya memicu kemarahan warga Thailand. Bedanya, kali ini protes dilakukan di media sosial, tidak sampai turun berduyun-duyun ke jalan.

Dilansir South China Morning Post, Rabu (4/11/2020) warga Thailand pun menggaungkan tagar #SavePornhub di media sosial Twitter. Tagar tersebut sempat jadi trending dan mengundang perhatian kalangan netizen.

Lewat tagar tersebut, warga Thailand melancarkan kritikan terkait penutupan situs porno di negara itu. Mereka berpendapat, hal tersebut mencederai kebebasan berpendapat dan berekspresi warga Thailand.

"Kami ingin mengakses kembali Pornhub. Orang-orang berhak untuk memilih," sebut salah seorang aktivis Anonymous Party di Thailand. Menurut situs Pornhub sendiri, warga Thailand termasuk dalam jajaran 20 besar pengakses terbanyak situs mereka.

Rata-rata warga Thailand menghabiskan 11 menit 21 detik ketika mengakses Pornhub. Data tersebut berdasarkan catatan traffic yang diambil tahun 2019 lalu. Apalagi Thailand selama ini dikenal sebagai negara yang cukup 'bebas' soal urusan seksual dan industrinya.

Pemblokiran itu sendiri semakin menegaskan keinginan pemerintah Thailand untuk mengontrol, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan rakyatnya di dunia maya.

"Keputusan itu menunjukkan Thailand sebagai negara diktator digital, dengan kekuatan konservatif berusaha untuk mengontrol apa yang generasi muda bisa tonton. Apa yang bisa mereka katakan dan lakukan di dunia maya," tegas Direktur Manushya Foundation Emilie Pradichit.

Sementara itu, Menteri Digital Thailand Puttipon Punnakanta menyatakan, pemblokiran dilakukan sebagai usaha untuk membatasi akses ke situs porno dan perjudian, yang dianggap ilegal menurut undang-undang kejahatan siber yang berlaku di Thailand. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,