Fenomena awan Lenticular muncul di langit Gunung Arjuno

Fenomena awan Lenticular muncul di langit Gunung Arjuno

Awan lenticular muncul di langit sekitar Gunung Arjuno Malang. (foto - Facebook)

Malang  -  Awan  lenticular  muncul  di langit  sekitar  Gunung  Arjuno  Malang  sejak  pagi  hari,  Kamis  (5/11/2020). Warga melihat awan itu sejak pukul 05.30 WIB yang bertahan dalam waktu cukup lama meski terlihat tidak setebal sebelumnya.

Berdasarkan keterangan Kasi Data dan Informasi pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Teguh Tri Susanto mengatakan awan yang tampak melingkar itu memang merupakan awan lenticular.

"Awan yang tampak seperti itu adalah awan lentikularis yang tumbuh di sekitar gunung dan dataran tinggi," kata Teguh. Munculnya awan itu berbahaya bagi aktivitas penerbangan karena dapat memicu guncangan.

"Secara umum, awan tersebut tidak membahayakan, tetapi bagi dunia penerbangan cukup berbahaya karena pesawat bisa mengalami turbulensi atau guncangan apabila melewati sekitar awan lenticular tersebut," katanya. Selain di sekitar Gunung Arjuno, awan itu pula pernah muncul di Merapi, Merbabu dan Gunung Lawu.

Awan lenticular yang muncul di Gunung Merapi.

Teguh menjelaskan, awan itu terbentuk akibat adanya gelombang angin di antara pegunungan sehingga menyebabkan turbulensi yang mengakibatkan awan berbentuk melingkar, dan bertingkat menyerupai lesung atau lensa.

"Awan-awan tersebut mengindikasikan adanya turbulensi atau putaran angin secara vertikal yang cukup kuat, sehingga berbahaya bagi penerbangan rendah seperti helikopter yang terbang di sekitar munculnya awan tersebut," tegas Teguh.

Ia menyebutkan, fenomena awan itu secara meteorologi tidak mengindikasikan fenomena lain, seperti akan datangnya gempa atau bencana besar lainnya. Awan tersebut hanya mengindikasikan adanya turbulensi di lapisan atas bukan di permukaan bumi.

Terbentuknya awan lenticular ini memang merupakan fenomena yang jarang terjadi. Awan itu terbentuk ketika ada kecepatan angin yang cukup tinggi di sekitar pegunungan.

"Fenomena itu jarang terjadi dan hanya bersifat momentum atau pada waktu-waktu tertentu. Berbarengan dengan munculnya awan lenticular biasanya ditandai dengan adanya kecepatan angin yang cukup kuat dari waktu sebelumnya di sekitar pegunungan," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Unik,
Tags:,