Bus Peziarah Asal Sumedang Nyungsep di Pamijahan Tasik

Bus Peziarah Asal Sumedang Nyungsep di Pamijahan Tasik

Bus pariwisata rombongan peziarah dari Sumedang kecelakaan di Pamijahan Tasikmalaya. (foto - ist)

Tasikmalaya - Bus pariwisata Sari Harum mengalami rem blong nyungsep di turunan Lebak Ceuri tepatnya di Kampung Pamijahan Lebak Ceuri Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (10/11/2020).

Berdasarkan penuturan warga sekitar, sebuah bus berwarna hijau melaju oleng hingga terjun ke tanah lapang yang berada di bawah jalan kurang lebih 4 meter. Kecelakaan itu pun langsung dilaporkan kepada aparat setempat.

Tak berselang lama petugas dari TNI, Polri dan warga sekitar berdatangan. Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Engkos Kosasih menyatakan, kecelakaan tunggal itu berawal dari bus yang membawa sebanyak 64 penumpang hendak menuju Pantai Cipatujah.

Rombongan asal Sumedang tersebut berangkat dari Sumedang sejak Senin 9 November 2020 sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan ziarah ke Pamijahan. Setelah berziarah rombongan menginap satu hari tak jauh dari lokasi ziarah.

Keesokan harinya, setelah salat subuh sekitar pukul 05.00 WIB rombongan kembali menaiki bus dengan tujuan Pantai Cipatujah. Namun baru melaju sejauh 500 meter kondisi jalan menurun dan menikung, sopir mulai merasakan rem kendaraan mengalami blong.

"Sopir berupaya untuk mengarahkan bus ke sebelah kanan, namun karena ada mobil elf maka sopir membanting setirnya ke arah kiri hingga akhirna bus terjun ke tanah lapang," kata Engkos.

Dalam kecelakaan itu sedikitnya 34 penumpang mengalami luka ringan dan 30 lainnya selamat, termasuk pengemudi bus Susi Susanto (42) warga Desa Jembayat Kecamaran Margasari Kabupaten Tegal Jateng.

Korban yang mengalami sudah dievakuasi dan ditangani medis di Pamijahan dan Puskesmas Simpang. Namun sebagian yang selamat ada yang sudah lebih dulu dipulangkan dengan menggunakan kendaraan lain. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,