Polisi Kantongi Bukti Percakapan WA Prostitusi Artis ST-MA

Polisi Kantongi Bukti Percakapan WA Prostitusi Artis ST-MA

Dua orang suami istri sebagai mucikari prostitusi artis - selebgram ditetapkan tersangka. (foto - ant)

Jakarta  -  Artis  berinisial ST dan  selebgram  MA  diamankan  polisi  di sebuah  hotel  kawasan Sunter  Jakarta  Utara, atas dugaan prostitusi online. Polisi pun telah mengantongi sejumlah bukti, terkait kasus tersebut.

"Barang bukti dari percakapan yang ada di handphone kemudian adanya sejumlah uang yang merupakan uang DP," kata kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko di Mapolres Jakarta Utara Jalan Yos Sudarso Koja Jakarta Utara, Jumat (27/11/2020).

ST dan MA digerebek di hotel di kawasan Sunter Jakarta Utara, pada Selasa 24 November malam. Pada awalnya, polisi menyelidiki informasi soal adanya transaksi prostitusi di hotel tersebut atas dasar informasi dari warga.

Polisi kemudian menangkap pasangan suami-istri (pasutri) sebagai mucikari, yakni berinisial AR dan CA di lobby hotel. Dari hasil pemeriksaan AR dan CA, mereka mengaku telah mengantar artis ST dan selebgram MA ke hotel tersebut.

Polisi kemudian melakukan penggerebekan di kamar hotel. Benar, TS dan MA saat itu tengah melakukan tindakan asusila dengan seorang pria berinisial DM (47). "Setelah periksa mucikari, Opsnal Polsek Tanjung Priok melakukan penggerebekan di kamar hotel dan dijumpai dua perempuan dan satu pria sebagai konsumen, yang sedang melakukan kegiatan asusila yang biasa disebut threesome," katanya.

Kelima orang itu langsung dibawa ke Polsek Tanjung Priok. Polisi menetapkan AR dan CA sebagai tersangka, sedangkan ST, MA dan DM masih berstatus saksi. AR dan CA mengaku sudah 1 tahun menjalankan bisnis esek-esek. Menurut polisi, keduanya telah meraup keuntungan Rp 200 juta.

"Saat kasus ini keuntungan Rp 50 juta. Tapi selama dia beroperasi sebagai mucikari sudah antara Rp 200 - Rp 300 juta," kata Sudjarwoko. Artis dan selebgram itu ditarif Rp 110 juta untuk sekali kencan dengan pengusaha DM. Namun, mereka baru dibayar uang muka sebesar Rp 60 juta.

Dari uang sebanyak Rp 110 juta tersebut, ST dan MA mendapatkan imbalan masing-masing sebesar Rp 30 juta. Sedangkan sisanya sebesar Rp 50 juta merupakan fee untuk mucikari. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,