Langgar Prokes Tempat Hiburan Malam di Buleleng Dibubarkan

Langgar Prokes Tempat Hiburan Malam di Buleleng Dibubarkan

Petugas gabungan bubarkan pengunjung tempat hiburan malam di Buleleng Bali. (foto - iNews)

Singaraja - Tim yustisi Kecamatan Buleleng Bali membubarkan paksa tempat hiburan malam, yang melanggar protokol kesehatan (prokes) penanganan Covid-19, Sabtu 28 November 2020 malam.

Ratusan orang berdesak-desakan di lokasi itu banyak yang tidak menggunakan masker. Tim yustisi yang dipimpin Kapolsek Kota Singaraja Kompol I Made Santika bersama Koramil Buleleng Kapten Wayan Nada dan Satpol PP kecamatan melakukan penindakan terhadap tempat usaha.

Ketika pengunjung dibubarkan terjadi perkelahian antar-pemuda karena dipengaruhi minuman beralkohol. Dua orang itu langsung diamankan oleh polisi.

Kemudian ada satu orang lagi diamankan karena melakukan perlawanan terhadap petugas. Ketiga pemuda tersebut saat ini telah diamankan di Mapolsek Kota Singaraja.

I Made Santika menjelaskan, sesuai perintah Kapolres Buleleng untuk menindak tempat hiburan yang melanggar protokol kesehatan. Penindakan itu pun atas dasar laporan dari masyarakat.

"Kami ingin memberikan efek jera kepada para pelaku usaha dan warga yang tidak tertib menaati protokol kesehatan di tengah pendemi Corona," kata I Made Santika.

Sedikitnya ada tiga tempat yang ditindak, yakni di Pantai Penimbangan, tempat hiburan Jalan Serma Karma serta di Pantai Camplung. Sepuluh orang pengusaha yang ditindak karena melanggar protokol kesehatan.

Sementra itu, Kasi Tantib dan Pol PP Kecamatan Buleleng Amin Rois mengatakan, pengusaha yang melanggar dikenakan denda sebesar Rp 1 juta, sesuai dengan peraturan bupati.

Pengusaha juga membuat surat pernyataan akan membayar denda dalam kurun waktu satu minggu, karena mereka mengaku saat ini belum memiliki uang untuk membayar denda. "Yang bersangkutan katanya tidak ada uang dan sanggup membayar denda dalam kurun 10 hari ke depan," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,