Sejumlah Penyidik KPK Geruduk Gedung DPRD Jawa Barat

Sejumlah Penyidik KPK Geruduk Gedung DPRD Jawa Barat

Sejumlah penyidik KPK mendatangi Gedung DPRD Jabar. (foto - ist)

Bandung - Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Kamis (3/12/2020). Diduga, kedatangan tim anti-rasuah itu untuk menindaklanjuti pemeriksaan kasus korupsi, yang menyeret eks Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim.

Berdasarkan informasi, enam orang penyidik dari KPK mendatangi Gedung DPRD Jabar sejak pukul 09.00 WIB. KPK memeriksa ruangan kerja Abdul Rozaq yang berada di lantai tiga, sebelum melakukan pemeriksaan lanjutan di ruang Fraksi Golkar.

Penyidik masih melakukan pemeriksaan di ruang Fraksi Golkar hingga siang sekitar pukul 14.00 WIB. "Tadi KPK periksa ruang Pak Rozaq, kemudian ke di bawah di ruang fraksi," kata salah seorang karyawan di lingkungan Gedung DPRD Jabar.

Sebelumnya, KPK menggeledah kediaman anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim, tersangka kasus suap yang menyeret mantan Bupati Indramayu Supendi. KPK pun mengamankan sejumlah dokumen terkait perkara tersebut.

"Dalam kegiatan penggeledahan tersebut, penyidik menemukan dan mengamankan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan perkara," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. Menurutnya, penyidik akan lebih dulu menganalisis dokumen yang telah diamankan.

Ia menyatakan, KPK akan segera menyita dokumen tersebut. "Tim penyidik masih akan melakukan pengumpulan bukti, untuk melengkapi pemberkasan perkara atas nama tersangka dimaksud," katanya.

Diketahui, KPK Abdul Rozaq Muslim sebagai tersangka baru kasus korupsi proyek yang menyeret mantan Bupati Indramayu Supendi. Dalam kasus itu, Abdul Rozak diduga menerima uang sebesar Rp 8,5 miliar.

KPK langsung menahan Abdul Rozaq di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih. Ia ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak 16 November hingga 5 Desember 2020. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,