KPK Segel 5 Tempat, Amankan Barang Bukti Suap Juliari

KPK Segel 5 Tempat, Amankan Barang Bukti Suap Juliari

KPK Tampilkan barang bukti hasil dari OTT yang menjerat Mensos. (foto - ant).

Jakarta - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakjukan penyegelan di lima tempat, terkait kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) paket sembako untuk penanganan Covid-19, yang menyeret Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

Lima tempat tersebut disegel KPK pada hari ini. Tim penyidik sengaja menyegel lima tempat itu untuk mengamankan sejumlah dugaan barang bukti.

Tempat yang telah disegel KPK itu dilarang dimasuki oleh siapa pun, kecuali petugas lembaga antirasuah. "Ada lima lokasi yang sudah di-KPK line," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Minggu (6/12/2020).

Tim penyidik berencana menggeledah lima lokasi yang telah dipasang garis KPK (KPK line) tersebut. Meski demikian, Ali masih enggan menyebut kelima lokasi yang telah disegel tersebut.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan bansos berupa paket sembako untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

Kelima tersangka itu yakni Mensos Juliari P Batubara. Kemudian, PPK Kemensos, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono serta dua pihak swasta pemberi suap yakni Ardian IM (AIM), Harry Sidabuke (HS).

Atas perbuatannya, tersangka Matheus Joko Santoso, dan inisial AW disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 (i) Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, tersangka Juliari Batubara disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan para tersangka pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,