Warga Subang Meninggal Tertimpa Pohon di Jln Cisangkuy

Warga Subang Meninggal Tertimpa Pohon di Jln Cisangkuy

Petugas membersihkan batang pohon tumbang yang menimpa seorang korban hingga meninggal dunia di Jalan Cisangkuy - Diponegoro Bandung. (foto - DPKP3 Bandung)

Bandung  -  Seorang  pria   warga  Kecamatan   Cisalak  Kabupaten  Subang  meninggal   setelah  tertimpa  dahan  pohon Angsana berdiameter 25 centimeter yang tumbang di sekitar Taman Lansia Jalan Cisangkuy - Diponegoro Bandung, Jumat 25 Desember siang sekitar pukul 11.20 WIB.

dahan pohon tersebut mengenai kepala korban yang terpental dari kap mobil di sebelahnya, setelah jatuh dari salah satu pohon yang berada di sekitar Taman Lansia.

Diketahui, pria (korban) yang hendak menghabiskan liburannya di Taman Lansia tersebut seketika terjatuh, dan kepalanya diduga membentur trotoar. Demikian dikemukakan Kepala UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Roslina, Jumat (25/12/2020).

"Berdasarkan informasi dari saksi yang berjualan di sekitar lokasi, korban terkena batang pohon kemudian terjatuh ke trotoar. Jadi kepalanya kena batang pohon dan kena trotoar. Informasinya meninggal di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) langsung diotopsi," katanya.

Roslina menjelaskan, kronologisnya bermula saat korban bersama anaknya hendak masuk ke area Taman Lansia. Setelah anak itu masuk, korban membuka helm dan seketika terhempas ke tanah lantaran tertimpa dahan pohon yang jatuh.

"Anaknya sudah turun bertemu dengan ibunya mau masuk ke Taman Lansia, sedangkan bapaknya saat membuka helm batang pohon jatuh ke kendaraan Fortuner, lalu mental ke kepala korban. Kebetulan helmnya sudah dibuka," tegas Roslina.

Setelah mengalami kejadian nahas itu, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dan dinyatakan meninggal dunia. "Jadi kena batang pohon dan kena trotoar, korban meninggal di RSHS".

Atas kejadian tersebut, pihak DPKP3 Kota Bandung bakal memberikan santunan kepada para korban, baik untuk kerugian materil maupun keluarga korban. "SOP kita, apa yang kita biasa lakukan akan memberikan santunan. Kepada motor, mobil dan korban meninggal ada santunan," katanya.

Terkait dengan pemeliharaan Roslina menegaskan, pihaknya secara berkala telah melakukan pemangkasan terhadap pohon yang dinilai membahayakan. Namun, ia tak menampik jika DPKP3 masih menemukan sejumlah hambatan.

"Kita sudah melakukan pemangkasan tapi kita terbatas dari alat bahwa pohon itu kondisinya rawan atau tidak. Kita selalu melakukan pemangkasan untuk meringankan beban pohon, untuk pemeliharaan," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,