Brimob - TNI Bongkar Plang FPI di Jln KS Tubun Petamburan

Brimob - TNI Bongkar Plang FPI di Jln KS Tubun Petamburan

Suasana saat tim gabungan bongkar plang FPI di Jalan KS Tubun Petamburan Jakpus (foto - ist)

Jakarta  -  Sejumlah plang  dan  atribut Front  Pembela  Islam  (FPI)  di  sekitar Jalan  KS  Tubus  Petamburan  Jakarta  Pusat  dibongkar petugas gabungan Brimob dan TNI. Petugas gabungan menggeruduk Jalan Petamburan Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020) sore sejak pukul 16.05 WIB.

Pada awalnya petugas mencabuti spanduk FPI setelah itu merobohkan plang FPI. Plang itu terpasang di pohon pinggir Jalan KS Tubun Petamburan. Tidak membutuhkan waktu lama plang FPI itu pun akhirnya dibongkar.

Salah satu plang tersebut bertuliskan Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam. Setelah dirobohkan, plang FPI ditumpuk di pinggir jalan. Selain merobohkan plang FPI, petugas membongkar kerangka tempat baliho di Jalan KS Tubun.

Akibat aktivitas pembongkaran baliho itu, arus lalu lintas di Jalan KS Tubun Jakarta Pusat terjadi kemacetan di kedua arah. Kapolres Metro Jakpus Kombes Heru Novianto mengatakan, pemerintah sudah melarang segala aktivitas FPI.

Untuk itu, ia akan mengawasi segala aktivitas FPI. "Kami, saya dan Dandim, selalu akan mengawasi bahwa SKB yang telah ditandatangani akan kita berlakukan dan kita tegakkan," tegas Heru.

Sebelumnya, pemerintah menyebut FPI sebagai organisasi kerap melakukan tindak kekerasan yang bertentangan dengan hukum. FPI praktis menjadi organisasi yang terlarang di tanah Air.

"Sejak 21 Juni tahun 2019 FPI telah bubar sebagai ormas. Namun sebagai organisasi FPI tetap lakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan yang bertentangan dengan hukum. Antara lain tindak kekerasan, sweeping sepihak dan provokasi," kata Menteri Polhukam Mahfud Md dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat.

Pemerintah juga resmi melarang semua kegiatan FPI. Dengan demikian, FPI tak lagi memiliki legal standing sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas). Keputusan itu berdasarkan putusan MK No 82/PUU112013 tertanggal 23 Desember tahun 2014. Untuk itu, seluruh aparat keamanan menolak setiap kegiatan dari ormas yang mengatasnamakan FPI. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,