30 Pasangan Mesum terjaring Razia pada Malam Tahun Baru

30  Pasangan Mesum terjaring Razia pada Malam Tahun Baru

Puluhan pasangan mesum terjaring razia malam tahun baru di Malang Jatim. (foto - ist)

Malang  -  Puluhan  pasangan  mesum  (bukan  suami  istri sah)  terjaring  razia  di  malam  tahun  baru.  Mereka ditangkap saat menginap di sejumlah hotel di wilayah Kepanjen Kabupaten Malang Jatim.

Razia tersebut digelar oleh personel gabungan terdiri atas Satpol PP dan Polri-TNI sejak Kamis 31 Desember 2020 pukul 10.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB dinihari. Razia menyasar warung, kafe, losmen serta hotel.

Menurut Kasatpol PP Pemkab Malang Nazaruddin Hasan, operasi itu merupakan upaya penegakan terhadap Surat Edaran (SE) Gubernur Jatim Nomor 736/24068/013.4/2020, tentang penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan kegiatan libur akhir tahun baru 2021 di Jatim.

"Operasi kemarin menyasar tempat usaha mengundang kerumunan orang. Seperti warung, kafe, losmen dan hotel. Ada puluhan pasangan bukan suami istri ditemukan menginap di beberapa hotel," kata Nazaruddin, Jumat (1/1/2021).

Ia mengatakan, pengecekan tamu hotel tersebut khusus kepada warga luar kota, yang wajib melengkapi diri dengan keterangan non-reaktif rapid test atau negatif rapid antigen.

Dalam operasi di Hotel Bounty Jalan Panglima Sudirman Kepanjen misalnya, ditemukan enam orang tamu beridentitas dari luar Malang. Mereka tidak bisa menunjukkan hasil rapid antigen atau antibodi.

"Secara keseluruhan ada 30 pasangan mesum yang bukan merupakan pasangan suami isteri. Satu pasangan masih berusia di bawah umur, bersama teman satu kelasnya di SMK," tegas Nazaruddin.

Untuk pasangan yang masih di bawah umur lanjutnya, dibawa ke kantor Kecamatan Kepanjen untuk dilakukan pembinaan. "Kami memanggil orangtuanya untuk menjemput. Sementara untuk puluhan pasangan mesum lainnya dilakukan pembinaan di tempat, dilakukan pendataan, sita KTP, dibubarkan dan diperintahkan untuk kembali ke rumah masing-masing," tambahnya.

Puluhan pasangan yang terjaring razia tersebut dapat mengambil KTP di kantor Satpol PP Pemkab Malang, pada 4 Januari 2021. "Kami terus melakukan terhadap hotel yang menerima tamu dari luar Malang," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,